Kementerian Komunikasi Bantah Keterlambatan Bantuan Internet di Lokasi Bencana

admin.aiotrade 10 Des 2025 3 menit 29x dilihat
Kementerian Komunikasi Bantah Keterlambatan Bantuan Internet di Lokasi Bencana

Kementerian Komunikasi dan Digital mengklaim bahwa pihaknya tidak terlambat dalam memberikan bantuan akses internet di daerah yang terdampak banjir dan longsor di Sumatera pada akhir November 2025. Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Digital, Fadhilah Mathar, menjelaskan bahwa fokus pemerintah saat itu adalah pada penyediaan konektivitas internet, bukan sosialisasi. “Kami bukan terlambat, bahkan lebih cepat dibandingkan dengan apa yang diharapkan,” ujarnya kepada awak media di Cikarang, Jawa Barat, Rabu, 10 Desember 2025.

Fadhilah menyatakan bahwa kementeriannya telah berhasil memulihkan akses internet di 402 lokasi dari total 602 titik yang terdampak di Sumatera. Dari jumlah tersebut, masyarakat sudah mulai menggunakan layanan internet yang tersedia. “Itu juga sudah digunakan oleh masyarakat,” tambahnya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Sebelumnya, perusahaan internet satelit milik SpaceX, Starlink, mengumumkan bahwa mereka menawarkan layanan internet secara gratis bagi pelanggan baru maupun lama di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh pada akhir November 2025. Selain itu, Starlink juga bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk mempercepat penyebaran terminal dan memulihkan konektivitas di wilayah tersebut.

Di sisi lain, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan bahwa kerusakan Base Transceiver Station (BTS) mencapai titik terparah pada 2 Desember 2025. Meski begitu, kebutuhan telekomunikasi di area bencana Sumatera, termasuk yang terdampak tanah longsor, dapat dipenuhi melalui layanan internet darurat.

“Konektivitas sementara melalui satelit, kami tempatkan di wilayah-wilayah yang terdampak,” kata Meutya dalam pernyataannya pada Kamis, 4 Desember 2025, dikutip dari keterangan tertulis.

Beberapa layanan yang telah merambah ke area bencana antara lain SATRIA-1, internet satelit Starlink, serta layanan satelit mandiri PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN). “Kami masih melihat di mana (wilayah) nanti diperlukan untuk bantuan satelit,” jelas Meutya.

Komdigi sebelumnya telah menyediakan 10 titik layanan internet darurat berbasis satelit SATRIA-1. Menurut Meutya, perangkat warga di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara dapat kembali terhubung ke internet meskipun infrastruktur lokal sedang terganggu. Teknologi seperti SATRIA-1 dirancang khusus untuk menjangkau wilayah 3T dan daerah yang sulit diakses.

Beberapa langkah yang dilakukan oleh pemerintah dan mitra terkait menunjukkan upaya maksimal dalam memastikan akses komunikasi tetap tersedia di tengah bencana alam. Berikut beberapa inisiatif yang telah diambil:

  • Pemulihan akses internet: Kementerian Komunikasi dan Digital telah berupaya memulihkan akses internet di 402 lokasi dari 602 titik terdampak di Sumatera.
  • Kolaborasi dengan perusahaan satelit: Starlink dan PSN bekerja sama dengan pemerintah untuk mempercepat penyebaran terminal dan memulihkan konektivitas.
  • Layanan internet darurat: Komdigi menyediakan 10 titik layanan internet darurat berbasis satelit SATRIA-1, yang dirancang untuk menjangkau daerah terpencil.
  • Deploy satelit darurat: Pemerintah menempatkan layanan satelit di wilayah yang terdampak bencana untuk memastikan kebutuhan telekomunikasi terpenuhi.

Dengan kombinasi langkah-langkah ini, diharapkan masyarakat di daerah terdampak dapat tetap terhubung dan mendapatkan informasi penting selama proses pemulihan berlangsung.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan