Kenaikan 5% Permintaan Bensin di Jateng-DIY Saat Puncak Nataru

admin.aiotrade 11 Des 2025 2 menit 20x dilihat
Kenaikan 5% Permintaan Bensin di Jateng-DIY Saat Puncak Nataru


aiotrade, SEMARANG - Permintaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Jawa Tengah-DI Yogyakarta diperkirakan akan meningkat menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Untuk menghadapi hal tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah telah mempersiapkan berbagai langkah antisipatif.

Fanda Chrismianto, Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah, menjelaskan bahwa pihaknya membentuk Satgas Nataru lebih awal dibanding biasanya. "Kami mulai dari tanggal 13 November 2025 dan akan berakhir pada tanggal 11 Januari 2026," ujarnya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Tujuan pembentukan Satgas ini adalah untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan BBM serta tantangan distribusi selama musim liburan. Dari sisi permintaan, Pertamina memprediksi kenaikan sebesar 5% untuk jenis bensin seperti Pertamax dan Pertalite. Kenaikan ini diperkirakan terjadi pada puncak arus lalu lintas Nataru, yaitu antara 15 Desember 2025 hingga 7 Januari 2026.

Namun, untuk jenis gasoil atau solar, terjadi penurunan sekitar 4%. Penurunan ini disebabkan oleh pembatasan pergerakan kendaraan logistik selama Nataru dan pengurangan produksi sektor industri di akhir tahun.

Sementara itu, untuk avtur (aviation turbine fuel), Pertamina memperkirakan ada kenaikan sebesar 1,6%. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan airline terkait dengan adanya non-regular flight yang memerlukan dukungan pasokan avtur.

Pertamina menjamin kesiapan seluruh infrastruktur penyaluran BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Nataru. Fanda menyatakan bahwa stok di terminal milik Pertamina masih cukup aman, bahkan ketika terjadi kenaikan permintaan.

Berdasarkan data Pertamina Patra Niaga, stok LPG untuk wilayah Jawa Tengah-DI Yogyakarta mencapai 3,6 hari dengan asumsi konsumsi sebesar 4.116 KL/hari. Sementara itu, stok BBM jenis bensin seperti Pertamax dan Pertalite mencapai 9,1 hari dengan asumsi kebutuhan sebesar 20.782 KL/hari.

"Kami telah memeriksa Integrated Terminal Pengapon di Semarang dan dalam kondisi siap untuk menyambut puncak periode Satgas Natal tahun 2025 ini," tambah Fanda.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan