
Peraturan Presiden tentang Program Makan Bergizi Gratis Sudah Selesai
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa peraturan presiden terkait program makan bergizi gratis (MBG) telah selesai disusun dan tinggal diterbitkan oleh pemerintah pusat. “Sudah beres. Tinggal dibagikan,” ujarnya saat berada di Istana Kepresidenan pada Jakarta, 20 Oktober 2025.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dadan menjelaskan bahwa perpres tersebut mencakup sanksi administratif bagi dapur makan gratis yang melanggar prosedur. Namun, ia menegaskan bahwa sanksi tersebut sudah berlaku sebelum peraturan resmi dikeluarkan. “(Sanksi) administratif. Kan menghentikan operasional. Sekarang itu ada 106 yang dihentikan operasionalnya, baru 12 yang kami rilis lagi,” jelas Dadan.
Angka Penerima MBG yang Mengesankan
Dalam sidang kabinet paripurna kemarin, Presiden Prabowo Subianto menyebutkan bahwa program makan bergizi gratis sudah diberikan kepada 36,7 juta penerima. Ia juga mengatakan bahwa sejak 6 Januari 2025, sebanyak 1,4 miliar porsi makanan sudah dibagikan.
“Hari ini ada 36,7 juta anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang sudah menerima makan bergizi gratis ini,” kata Prabowo di Istana Negara pada Jakarta, 20 Oktober 2025.
Prestasi yang Menarik Perhatian Dunia
Prabowo mengklaim bahwa jumlah penerima MBG setara dengan enam kali populasi warga Singapura. Sehingga, program andalannya itu menjadi prestasi luar biasa dan mendapat perhatian dari banyak negara.
“Ini prestasi yang dipantau banyak negara, yang saya tahu presiden Brasil memberi tahu kepada saya mereka butuh 11 tahun untuk mencapai 40 juta, kita alhamdulillah dalam satu tahun mencapai 36 juta,” ujar Prabowo.
Tantangan dan Proses Pengawasan
Meskipun angka penerima MBG sangat mengesankan, prinsip pengawasan tetap menjadi prioritas utama. Dalam peraturan presiden yang akan segera diterbitkan, pemerintah memastikan bahwa semua pelaksana program mematuhi standar yang ditetapkan. Sanksi administratif seperti penutupan operasional akan diberlakukan bagi yang tidak memenuhi aturan.
Beberapa dapur makan gratis yang tidak sesuai dengan prosedur telah dihentikan operasionalnya. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 106 dapur makan yang ditutup, namun hanya 12 di antaranya yang telah diizinkan kembali beroperasi setelah memenuhi persyaratan.
Tujuan Utama Program MBG
Program makan bergizi gratis bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak, ibu hamil, dan balita. Dengan pendistribusian makanan yang merata dan terjangkau, pemerintah berharap dapat menurunkan angka kekurangan gizi dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
Selain itu, program ini juga diharapkan bisa menjadi model yang dapat ditiru oleh negara-negara lain. Keberhasilan dalam waktu singkat menunjukkan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan kesejahteraan rakyat.
Kedepan
Dengan peraturan presiden yang segera diterbitkan, pemerintah akan lebih mudah dalam mengawasi dan memastikan kualitas layanan MBG. Selain itu, langkah-langkah transparansi dan akuntabilitas akan terus ditingkatkan agar semua pihak dapat mempercayai sistem yang berjalan.
Dengan adanya regulasi yang jelas, diharapkan program ini dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.