Kepala BPBD Meninggal, Bupati Belu: Frans Asten ASN Berdedikasi

admin.aiotrade 10 Nov 2025 2 menit 15x dilihat
Kepala BPBD Meninggal, Bupati Belu: Frans Asten ASN Berdedikasi

Di ATAMBUA, aiotrade
Bupati Kabupaten Belu, Willybrodus Lay, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas wafatnya Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belu, Fransiskus Xaverius Asten. Almarhum ditemukan meninggal dunia pada hari Minggu (9/11/2025).

Willybrodus Lay mengungkapkan bahwa almarhum dikenal sebagai seorang aparatur sipil negara (ASN) yang sangat disiplin dan berdedikasi dalam menjalankan tugasnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belu. Ia juga menekankan bahwa kepergian almarhum merupakan kehilangan besar bagi pemerintah setempat.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Almarhum dikenal sebagai ASN yang disiplin dan bekerja sangat baik. Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi Pemerintah Kabupaten Belu,” ujar Willy pada hari Minggu (9/11/2025).

Selain itu, Bupati Willy juga menambahkan bahwa sosok Frans Asten selama hidupnya dikenal ramah dan memiliki tanggung jawab yang tinggi dalam menjalankan setiap tugas, terutama saat memimpin BPBD Kabupaten Belu. Ia mengakui bahwa almarhum adalah contoh yang baik bagi para pegawai di lingkungan pemerintahan.

“Duka mendalam kami sampaikan untuk keluarga besar almarhum. Pemerintah dan masyarakat Belu kehilangan seorang ASN yang baik dan berdedikasi,” tambahnya.

Peran Penting Frans Asten dalam BPBD Belu

Frans Asten tidak hanya dikenal sebagai seorang pemimpin yang baik, tetapi juga sebagai sosok yang aktif dalam upaya penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Belu. Selama masa jabatannya, ia memberikan kontribusi nyata dalam pengelolaan bencana dan mitigasi risiko yang bisa terjadi di daerah tersebut.

  • Dalam beberapa tahun terakhir, almarhum sering kali menjadi koordinator utama dalam penanganan bencana alam seperti banjir, longsor, dan kekeringan.
  • Ia juga aktif dalam mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap ancaman bencana dan membangun kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan.

Duka dari Masyarakat dan Rekan Kerja

Selain duka dari pihak pemerintah, keluarga besar almarhum juga menerima dukungan dari rekan-rekan kerja dan masyarakat setempat. Banyak orang yang mengenang almarhum sebagai sosok yang rendah hati dan selalu siap membantu siapa pun yang membutuhkan.

  • Beberapa pegawai BPBD mengungkapkan bahwa almarhum selalu memberikan motivasi dan semangat kepada timnya.
  • Masyarakat juga mengingat almarhum sebagai sosok yang dekat dengan rakyat dan peduli terhadap kondisi daerah.

Harapan untuk Masa Depan

Dengan kepergian almarhum, Pemerintah Kabupaten Belu berharap dapat melanjutkan perjuangan yang telah dimulai oleh Frans Asten. Diharapkan, visi dan misi yang telah dirancang oleh almarhum dapat terus dijalankan oleh generasi penerus yang kompeten dan berkomitmen.

  • Diperlukan adanya pelatihan dan pengembangan SDM di bidang penanggulangan bencana agar keberlanjutan program tetap terjaga.
  • Selain itu, diperlukan pula kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi terkait dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan