Kepala BRI Soroti Kinerja Saham, Ini Pesan untuk Investor

admin.aiotrade 16 Des 2025 3 menit 13x dilihat
Kepala BRI Soroti Kinerja Saham, Ini Pesan untuk Investor


aiotrade, JAKARTA – Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) Hery Gunardi memberikan pernyataan terkait fluktuasi harga saham perbankan yang kini menjadi perhatian investor. Sebagai Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas), ia menyarankan para investor untuk bersabar dan memilih strategi investasi jangka menengah hingga panjang dalam menghadapi pergerakan saham BBRI.

“Jadilah investor yang medium term atau long term, itu saja,” ujar Hery saat menghadiri Launching BRI Corporate Rebranding di Jakarta Selatan, Selasa (16/12/2025).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Hery menjelaskan bahwa perseroan sedang menjalani proses transformasi bisnis. Hasil optimal dari transformasi ini diperkirakan baru akan terlihat dalam dua tahun ke depan. Ia menyebut bahwa transformasi yang telah berjalan selama sekitar tujuh bulan ini sudah mulai menunjukkan hasil. Hery optimis bahwa kinerja BRI pada 2026-2027 akan tumbuh lebih baik lagi.

“Harapan kami BRI bisa take off dan tumbuh lebih cepat dibandingkan sebelumnya,” tambahnya.

Sejalan dengan keyakinannya tersebut, Hery merekomendasikan para investor untuk tidak melakukan aksi jual-beli saham secara jangka pendek, melainkan mempertahankan kepemilikan saham BBRI sebagai investasi jangka panjang.

“Pertahankan sahamnya. Jika perlu beli lagi lebih banyak. Beli, jangan jual-beli. Jual-beli itu tidak perlu. Beli terus dan simpan selama beberapa tahun ke depan,” kata Hery.

Hingga kuartal III/2025, BRI mencatatkan laba bersih tahun berjalan konsolidasi sebesar Rp41,23 triliun. Angka ini terdiri atas laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik sebesar Rp40,78 triliun dan kepentingan non-pengendali senilai Rp453,43 miliar.

Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, bank spesialis kredit wong cilik ini mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp45,36 triliun. Hal ini menunjukkan penurunan laba, namun masih dalam batas yang wajar.

Dari sisi pendapatan bunga, BRI mencatatkan angka sebesar Rp155,16 triliun, naik 3% dari Rp150,63 triliun pada kuartal III/2024. Sementara itu, pertumbuhan kredit BRI mencapai 6,26%, dari Rp1.353,36 triliun pada kuartal III/2024 menjadi Rp1.438,11 triliun pada kuartal III/2025.

Adapun, cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan (CKPN) juga meningkat tipis 0,86% menjadi Rp80,74 triliun, dari Rp80,05 triliun setahun sebelumnya. Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) naik 8,24% menjadi Rp1.474,78 triliun, dari Rp1.362,41 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Dana murah alias CASA juga meningkat kuat 14,11% menjadi Rp997,62 triliun dengan rasio 67,65%, dari Rp874,23 triliun per September 2024. Aset BRI pun tumbuh 8,23% menjadi Rp2.123,45 triliun per September 2025, dari Rp1.961,91 triliun pada akhir kuartal III/2024.

Strategi Investasi Jangka Panjang

Beberapa strategi yang disarankan oleh Hery Gunardi antara lain:

  • Investor harus memperhatikan waktu investasi, tidak hanya fokus pada pergerakan harga saham harian.
  • Menjaga kepemilikan saham sebagai bentuk investasi jangka panjang.
  • Mempertimbangkan potensi pertumbuhan perusahaan dalam jangka menengah dan panjang.

Selain itu, BRI terus berupaya meningkatkan kinerja operasionalnya melalui transformasi bisnis yang dilakukan. Proses ini diharapkan mampu membawa perusahaan menuju pertumbuhan yang lebih stabil dan berkelanjutan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan