
Bupati Padang Pariaman Tinjau Lokasi Rawan Banjir dan Longsor
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis (JKA) melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik lokasi yang dianggap rawan banjir dan longsor, menyusul kekhawatiran akan potensi bencana susulan. Peninjauan ini dilakukan pada Senin sore, 15 Desember 2025, setelah hujan dengan intensitas tinggi kembali mengguyur wilayah tersebut sepanjang Minggu (14/12/2025).
Akibat dari curah hujan yang tinggi, longsoran kembali terjadi di Korong Kampung Baru, Nagari Pasia Laweh, tepat di lokasi bekas longsoran sebelumnya. Material longsor menimbun badan jalan yang menjadi akses utama menuju Asam Pulau. Hal ini memicu kekhawatiran masyarakat terkait keselamatan dan mobilitas.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Peninjauan Lokasi Pembangunan Hunian Sementara
Bupati JKA bersama jajaran perangkat daerah terkait pertama-tama meninjau rencana lokasi pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di Korong Singguling, Nagari Singguling. Lokasi tersebut dipersiapkan sebagai langkah antisipatif untuk relokasi sementara warga terdampak bencana. Langkah ini bertujuan untuk memberikan tempat tinggal yang aman bagi warga yang terkena dampak dari bencana alam.
Evaluasi Lokasi Longsor di Korong Kampung Baru
Selanjutnya, Bupati JKA meninjau langsung lokasi longsor di Korong Kampung Baru. Berkat kesigapan operator alat berat yang terus bersiaga di lapangan, material longsor berhasil dibersihkan sehingga akses jalan kembali dapat dilalui oleh masyarakat. Tindakan cepat ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga kelancaran aktivitas masyarakat serta memastikan keselamatan warga.
Kondisi Jembatan Lubuak Cimantuang
Dalam rangkaian peninjauan tersebut, Bupati juga melihat kondisi Jembatan Lubuak Cimantuang yang menghubungkan Nagari Pasia Laweh dengan Asam Pulau. Jembatan tersebut terancam putus akibat penggerusan fondasi oleh derasnya aliran banjir. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena jembatan tersebut merupakan jalur vital mobilitas warga. Pemerintah berkomitmen untuk segera menangani masalah ini agar tidak mengganggu kebutuhan masyarakat.
Memantau Debit Air di Batang Anai
Tak hanya itu, Bupati JKA juga meninjau kondisi debit air di Batang Anai, guna memastikan perkembangan situasi dan potensi ancaman banjir di wilayah hilir. Peninjauan ini dilakukan untuk memperoleh data terkini tentang kondisi sungai dan mengantisipasi kemungkinan banjir yang bisa terjadi.
Imbauan untuk Masyarakat
Di sela-sela peninjauan, Bupati JKA kembali mengingatkan seluruh masyarakat Kabupaten Padang Pariaman untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Ia menegaskan bahwa kondisi cuaca yang masih didominasi hujan berpotensi memicu bencana susulan, baik banjir maupun longsor.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama yang berada di wilayah rawan bencana. Cuaca masih tidak menentu, dan potensi bencana susulan masih sangat mungkin terjadi," tegas Bupati JKA.
Upaya Pemerintah Daerah
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, lanjutnya, terus melakukan langkah cepat dan koordinasi lintas sektor untuk memastikan keselamatan masyarakat serta percepatan penanganan pascabencana. Dengan adanya kerja sama yang baik antar lembaga dan instansi, diharapkan masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu.