Kepala Guru Tuna Grahita SLB Kota Banda Aceh Dilantik

admin.aiotrade 12 Nov 2025 3 menit 23x dilihat
Kepala Guru Tuna Grahita SLB Kota Banda Aceh Dilantik
Kepala Guru Tuna Grahita SLB Kota Banda Aceh Dilantik

Komunitas Belajar Tuna Grahita di Banda Aceh Berkomitmen pada Pendidikan Inklusif

Guru-guru Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Banda Aceh yang menangani siswa Tuna Grahita resmi membentuk Komunitas Belajar (Kombel) Tuna Grahita. Komunitas ini dikukuhkan dengan masa bakti 2025–2030 dan bertujuan untuk mendorong inovasi dalam pembelajaran inklusif berbasis Rekam Realistic Mathematics Education (RME). Kegiatan pengukuhan ini dilakukan oleh Ketua Ikatan Guru Pendidikan Khusus Indonesia (IGPKhI) Provinsi Aceh, Hj Jamilah MPd, di Aula Perpustakaan Kampus Universitas Abulyatama, Selasa (11/11/2025).

Komunitas ini dipimpin oleh Munadhian Alhaj SPd. Menurutnya, pengukuhan Kombel ini merupakan hasil utama dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang digelar oleh Universitas Abulyatama. PKM ini diketuai oleh Murni MPd PhD dan didukung pendanaan Hibah DRTPM Ristekdikti tahun anggaran 2025.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Selama tiga hari pelatihan terpadu, guru-guru SLB mengikuti berbagai materi seperti penyusunan Program Pendidikan Individual (PPI) berbasis asesmen intelegensi, pembelajaran numerasi kontekstual adaptif berbasis Realistic Mathematics Education (RME), serta penerapan metode ABA VB. Pelatihan ini dipandu langsung oleh Psikolog dan akademisi Maria Ulfa SPsi MPd PhD, dan dilakukan dengan praktik pembelajaran langsung di kelas dengan pendampingan fasilitator dan mahasiswa.

Menurut Munadhian, PKM ini menghasilkan tiga produk IPTEKS yang siap diterapkan di seluruh SLB mitra. Produk-produk tersebut antara lain:

  • Panduan PPI Adaptif – alat yang memudahkan guru merancang pembelajaran berbasis kebutuhan individual siswa.
  • Media Konkret Numerasi Berbasis Bahan Lokal – media yang ramah Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dan mudah direplikasi.
  • Modul Numerasi Adaptif Berbasis RME – lengkap dengan LKPD visual sebagai panduan pendampingan belajar siswa tuna grahita.

Munadhian menyampaikan bahwa wadah ini akan menjadi ruang belajar profesional berkelanjutan bagi guru. Ia menegaskan, “Guru tidak boleh berjalan sendiri. Dengan komunitas belajar ini, kita saling menguatkan agar layanan untuk anak lebih manusiawi dan bermakna.”

Sinergi Antara Guru dan Sekolah

Ketua IGPKhI Provinsi Aceh, Hj Jamilah, menekankan pentingnya sinergi antara guru dan sekolah. Ia menyatakan, “Pengukuhan Kombel ini menandai komitmen bersama memperkuat pendidikan inklusif yang berpihak pada kebutuhan nyata siswa, bukan sekadar mengikuti kurikulum.”

Jamilah menilai bahwa komunitas ini menjadi langkah penting dalam mendukung pendidikan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Ia juga berharap, melalui komunitas ini, guru dapat saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas.

Keberlanjutan Praktik Pembelajaran

Sementara itu, Ketua Tim PKM, Murni PhD, menekankan bahwa keberlanjutan praktik menjadi fokus utama program. Ia menjelaskan, “Model yang kami kembangkan tidak berhenti pada pelatihan. Guru didampingi hingga mampu merancang, mencoba, dan merefleksikan praktik pembelajaran. Di situlah perubahan bermula.”

Dalam pelaksanaannya, para guru tidak hanya diberikan teori, tetapi juga dilibatkan dalam praktik langsung. Proses ini dirancang agar guru dapat mengimplementasikan apa yang dipelajari dalam kelas sehari-hari. Murni berharap, dengan adanya Kombel Tuna Grahita, pendidikan inklusif di Banda Aceh dapat semakin berkembang dan berkelanjutan.

Langkah Maju Menuju Pendidikan Inklusif

Dengan terbentuknya Kombel Tuna Grahita Kota Banda Aceh, langkah maju telah diambil dalam memperkuat sekolah ramah anak, pembelajaran yang adaptif, serta layanan pendidikan inklusif berbasis bukti dan kolaborasi berkelanjutan. Kombel ini menjadi wadah yang tidak hanya memberdayakan guru, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi siswa Tuna Grahita.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan