
Kepala Kantor Kementerian Agama Mempawah Beri Semangat Peserta Pesparani
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mempawah, Ikhwan Pohan, menyampaikan apresiasi terhadap semangat dan dedikasi para peserta yang mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik I Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2025. Ia menilai keikutsertaan Kontingen Kabupaten Mempawah dalam ajang ini sebagai bentuk nyata kontribusi umat Katolik dalam memperkuat nilai spiritualitas, seni, dan kerukunan antarumat beragama.
Pernyataan tersebut disampaikan Pohan saat menghadiri acara pelepasan kontingen Pesparani di Aula Kantor Bupati Mempawah, Jumat 7 November 2025. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan rasa bangga terhadap usaha keras dan ketekunan para peserta yang telah berlatih secara maksimal.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Menurutnya, Pesparani bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat persaudaraan dan memperdalam makna moderasi beragama. "Pesparani bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang bagaimana kita menumbuhkan nilai-nilai toleransi, cinta damai, dan saling menghormati antarumat beragama," ujar Ikhwan Pohan.
Ia menegaskan bahwa Kementerian Agama Kabupaten Mempawah akan terus mendukung kegiatan lintas iman sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam membangun kehidupan beragama yang rukun dan harmonis di tengah masyarakat. "Keikutsertaan kontingen ini menjadi bukti bahwa umat Katolik turut berperan aktif dalam memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan keharmonisan sosial. Inilah wujud nyata moderasi beragama yang kita harapkan tumbuh di seluruh lapisan masyarakat," tambahnya.
Lebih lanjut, Pohan memberikan pesan kepada para peserta agar menjaga kekompakan, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan Pesparani sebagai sarana memperkuat iman dan persaudaraan. "Kami berharap seluruh peserta dapat tampil dengan penuh semangat dan sukacita. Bawalah nama baik Kabupaten Mempawah dengan kebanggaan, serta jadilah teladan dalam membawa pesan damai dan persaudaraan," tuturnya.
Pentingnya Pesparani dalam Memperkuat Moderasi Beragama
Pesparani tidak hanya menjadi ajang seni, tetapi juga menjadi sarana penting dalam memperkuat hubungan antarumat beragama. Melalui pertunjukan paduan suara, peserta dapat menunjukkan keberagaman budaya dan agama sambil tetap menjaga nilai-nilai kesatuan dan keharmonisan.
Dalam konteks moderasi beragama, Pesparani menjadi wadah yang efektif untuk memperkenalkan nilai-nilai toleransi dan saling pengertian. Para peserta diajarkan untuk menghargai perbedaan dan bekerja sama dalam satu tujuan bersama, yaitu memperkuat persaudaraan dan kebersamaan.
Selain itu, Pesparani juga menjadi ajang pembelajaran bagi generasi muda dalam mengembangkan bakat seni sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kerukunan antarumat beragama. Dengan begitu, peserta tidak hanya belajar tentang musik dan seni, tetapi juga tentang arti penting hidup berdampingan secara damai.
Harapan untuk Keberlanjutan Nilai-Nilai yang Dibawa oleh Pesparani
Pohan menegaskan bahwa keikutsertaan Mempawah dalam Pesparani adalah bentuk komitmen untuk terus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan keharmonisan sosial. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan di masa depan.
"Kami berharap Pesparani tidak hanya menjadi ajang tahunan, tetapi juga menjadi program rutin yang bisa melibatkan seluruh komunitas. Dengan begitu, nilai-nilai moderasi beragama dapat lebih kuat tertanam dalam diri masyarakat," ujarnya.
Selain itu, ia juga berpesan agar peserta tetap menjaga sikap rendah hati dan percaya diri saat tampil. "Jangan takut untuk menunjukkan kemampuan kalian. Tunjukkan bahwa Mempawah memiliki talenta yang luar biasa, dan bahwa keberagaman adalah kekuatan yang harus dihargai," tambahnya.
Kesimpulan
Melalui Pesparani, masyarakat dapat melihat betapa pentingnya keberagaman dan kerukunan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk lembaga pemerintahan dan organisasi keagamaan, Pesparani dapat menjadi contoh nyata dalam membangun masyarakat yang harmonis dan inklusif.