
Perguruan Tinggi sebagai Pilar Pembangunan Daerah
Perguruan tinggi tidak hanya menjadi tempat mencari ilmu, tetapi juga menjadi salah satu pilar utama dalam pembangunan daerah. Dampaknya terasa dari berbagai aspek, mulai dari perekonomian hingga peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XV Nusa Tenggara Timur, Prof. Dr. Adrianus Amheka.
Pada acara wisuda yang digelar di Aula St Maria Asumpta Ruteng, Kabupaten Manggarai, Sabtu (6/12/2025), ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng. Acara tersebut menghasilkan 1.304 lulusan dari 12 program studi.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Menurut Prof. Amheka, keberadaan perguruan tinggi memiliki dampak berlapis bagi daerah. Ia menilai bahwa perguruan tinggi mampu menggerakkan ekonomi, menciptakan ruang kerja, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, perguruan tinggi juga menjadi pilar penting dalam pertumbuhan kesejahteraan rakyat.
Ia menekankan bahwa ekosistem kampus yang hidup berasal dari interaksi antara mahasiswa, dosen, mitra industri, dan pemerintah. Mereka saling mendukung dalam membangun dinamika ekonomi di wilayah Manggarai Raya.
Tiga Prodi Unggul, Kontribusi untuk Daerah
Prof. Amheka juga memuji capaian akademik Unika Ruteng yang berhasil memiliki tiga program studi berakreditasi Unggul. Jumlah ini merupakan yang terbanyak di antara perguruan tinggi swasta di NTT. Bahkan, beberapa perguruan tinggi negeri pun belum mampu mencapai angka tersebut.
Namun, ia menegaskan bahwa kualitas akademik harus selaras dengan kebutuhan daerah. Menurutnya, satu prodi unggul saja tidak cukup jika tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Relevansi adalah kunci dalam memberikan kontribusi nyata.
Peran Riset, Pengabdian, dan Program Sosial
Dalam sambutannya, Prof. Amheka menekankan pentingnya inovasi riset serta keberlanjutan program sosial kampus yang langsung menyentuh masyarakat. Ia memberi perhatian khusus pada KKN GENTASKIN, sebuah program pengabdian yang bertujuan untuk mempercepat penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem di NTT.
Ia menjelaskan bahwa tidak selalu harus menurunkan angka secara kuantitatif. Kehadiran kampus bisa memberi harapan dan empati bagi masyarakat, terutama mereka yang sedang berjuang melawan tantangan sosial.
Dorongan Moral untuk Lulusan
Menutup sambutannya, Prof. Amheka memberikan dorongan moral bagi para lulusan yang siap terjun ke dunia kerja. Ia menekankan bahwa para lulusan memiliki semua modal yang dibutuhkan untuk sukses. Yang terpenting, mereka harus menjadi insan yang berdampak positif bagi daerah, bangsa, dan sesama.
Berita Terkini