Penjelasan PLN Mengenai Pemulihan Kelistrikan di Aceh
Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, memberikan penjelasan terkait klaim bahwa kelistrikan di Aceh telah pulih sebesar 93 persen pada malam hari Minggu (7/12/2025). Menurutnya, angka tersebut dilaporkan kepada Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, karena pihaknya saat itu masih optimis bahwa sistem kelistrikan Aceh akan pulih pada hari yang sama. Namun, ternyata terjadi kendala dalam pengaliran listrik dari Arun ke Banda Aceh, sehingga target tersebut tidak tercapai.
“Ternyata dalam proses pengaliran listrik dari Arun ke Banda Aceh, kami menghadapi tantangan hambatan teknis. Kenyataannya, bahwa penyaluran listrik ini jauh lebih berat daripada perkiraan kami,” ujar Darmawan dalam konferensi pers virtual, Selasa (9/12/2025).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Pemulihan Listrik di Aceh Masih Membutuhkan Waktu Lebih Lama
PLN memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Arun dengan kapasitas 184 MW, yang diperkuat dengan peaker 250 MW. Pembangkit tersebut mampu memasok lebih dari 50 persen kebutuhan listrik di Aceh. Namun, karena kendala yang terjadi, pemulihan listrik di Aceh masih membutuhkan waktu yang lebih lama dari yang diperkirakan. Banda Aceh pun harus mengalami pemadaman listrik yang lebih lama.
“Sedangkan kami juga sekali lagi mohon maaf sedalam-dalamnya, Banda Aceh masih mengalami pemadaman bergilir, di mana masih ada kekurangan pasokan sebesar 40 megawatt. Dan dalam proses ini pengaliran dari Arun sampai ke Banda Aceh sudah kami coba,” tutur Darmawan.
Selain itu, dia juga menyebutkan bahwa sistem kelistrikan di Sigli belum stabil. “Sinkronisasi antara pembangkit Arun ke Bireuen berjalan dengan lancar. Kemudian dari Bireuen ke Sigli juga berjalan dengan baik. Tetapi kami mengakui begitu sampai ke Sigli terjadi ketidakstabilan sistem kelistrikan dari Arun ke Sigli, sehingga pembangkit tadi malam kesempatan padam,” ucap Darmawan.

Masih Banyak Wilayah yang Gelap Gulita
Darmawan menambahkan bahwa dikarenakan kendala yang terjadi, pemulihan listrik di Aceh masih membutuhkan waktu yang lebih lama. Banda Aceh pun harus mengalami pemadaman listrik yang lebih lama.
“Sedangkan kami juga sekali lagi mohon maaf sedalam-dalamnya, Banda Aceh masih mengalami pemadaman bergilir, di mana masih ada kekurangan pasokan sebesar 40 megawatt. Dan dalam proses ini pengaliran dari Arun sampai ke Banda Aceh sudah kami coba,” ujar Darmawan.

Masih Banyak Lokasi Terisolasi di Aceh Tamiang Hingga Gayo Lues
Dengan berbagai kendala tersebut, PLN meminta waktu hingga hari Minggu, (14/12) untuk pemulihan listrik di Aceh. “Kami semua siap menjalankan, kami memulihkan transmisi dari backbone Sumatra ke Langsa. Dan ini membutuhkan waktu sampai hari Minggu, di mana kami akan segera mengulihkan Banda Aceh sampai hari Minggu nanti,” kata Darmawan.
