Kepala VinFast Prediksi 20% Kendaraan Listrik Nasional pada 2026

admin.aiotrade 20 Des 2025 3 menit 40x dilihat
Kepala VinFast Prediksi 20% Kendaraan Listrik Nasional pada 2026


aiotrade, DENPASAR — CEO mobil listrik VinFast, Kariyanto Hardjosoemarto, memproyeksikan kontribusi mobil listrik atau Electric Vehicle (EV) di pasar otomotif Indonesia bisa mencapai 20% pada tahun 2026 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Jika tahun ini, penutupan tahun mungkin kontribusi mobil listrik berada di kisaran antara 12%-13%, kami yakin di tahun depan mungkin bisa melampaui 20% kontribusi dari total industri volume," ujar Kariyanto dalam acara V-Creator Summit 2025 di InterContinental Bali, Sabtu (20/12/2025).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurutnya, pertumbuhan kendaraan listrik atau Electrical Vehicle (EV) didukung oleh infrastruktur yang memadai dari pemerintah dan pergeseran tren masyarakat menggunakan mobil listrik.

Dia juga berkaca dari kontribusi mobil listrik yang meningkat di level 12% atau bahkan lebih dibandingkan tahun lalu sehingga dinilai menjadi sinyal positif untuk meningkat di tahun depan.

"Tetapi kan kita melihat fenomena yang sangat istilahnya baik. Tahun lalu itu kontribusi mobil listrik dari total industri volume hanya kurang lebih 4,9%. Tahun ini meningkat pesat ke level 12, bahkan sampai mungkin 13% di akhir tahun ini," jelasnya.

Secara rinci, dia percaya bahwa VinFast dapat mendongkrak kontribusi mobil listrik di tahun depan yang didukung oleh peresmian pabrik VinFast di Subang. Dia menilai pabrik VinFast dapat menyokong kebutuhan para customernya dan tenaga kerja setempat.

Hanya saja, dia masih enggan memberikan estimasi kenaikan proyeksi penjualan mobil listrik di tahun 2026 melalui sejumlah strategi, salah satunya adalah menciptakan ekosistem EV yang saling berhubungan.

"Memang strategi VinFast tahun depan masih tetap berfokus pada ekosistem. Jadi kita tidak hanya fokus pada product and pricing, tetapi juga pada penciptaan ekosistem, charging infrastruktur itu melalui sister company kami, yaitu Vigrin, akan terus kami perluas ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk Bali tentunya," tandasnya.

Mengacu data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total penjualan wholesales Vinfast pada Januari-November 2025 tembus sebanyak 3.118 unit. Sementara itu, penjualan ritelnya tercatat sebesar 2.957 unit.

Tren Peningkatan Penjualan Mobil Listrik

Tren peningkatan penjualan mobil listrik di Indonesia menunjukkan perkembangan yang signifikan. Dari data yang dirilis, kontribusi mobil listrik telah meningkat secara bertahap dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin sadar akan manfaat penggunaan mobil listrik, baik dari segi lingkungan maupun biaya operasional.

Beberapa faktor yang turut berkontribusi dalam peningkatan ini antara lain:

  • Infrastruktur pendukung: Ketersediaan stasiun pengisian daya yang semakin banyak membantu mengurangi kekhawatiran masyarakat tentang jangkauan baterai.
  • Kebijakan pemerintah: Pemerintah memberikan insentif dan regulasi yang mendukung penggunaan mobil listrik sebagai bagian dari upaya mengurangi emisi karbon.
  • Perubahan tren konsumen: Masyarakat mulai beralih ke mobil listrik karena kesadaran akan lingkungan dan keinginan untuk memiliki kendaraan yang lebih hemat energi.

Strategi Pengembangan Ekosistem EV

VinFast tidak hanya fokus pada produksi mobil listrik, tetapi juga mengembangkan ekosistem lengkap yang mencakup berbagai aspek. Berikut adalah beberapa strategi yang diterapkan:

  • Pengembangan infrastruktur pengisian daya: Melalui sister company Vigrin, VinFast terus memperluas jaringan stasiun pengisian daya di berbagai wilayah Indonesia.
  • Pengembangan produk dan layanan: Selain mobil listrik, VinFast juga mengembangkan produk pendukung seperti baterai dan sistem pengisian.
  • Kolaborasi dengan pihak ketiga: VinFast bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem yang saling terintegrasi.

Proyeksi Kontribusi Mobil Listrik di Tahun 2026

Dengan proyeksi kontribusi mobil listrik di pasar otomotif Indonesia mencapai 20% pada tahun 2026, VinFast optimis akan mampu menjawab tantangan pasar yang semakin kompetitif. Perusahaan ini juga berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan solusi transportasi yang ramah lingkungan.

Dalam rangka mendukung proyeksi tersebut, VinFast akan terus memperkuat posisinya sebagai salah satu produsen mobil listrik terkemuka di Indonesia. Dengan adanya pabrik di Subang, perusahaan ini akan lebih mudah memenuhi permintaan pasar dan meningkatkan kapasitas produksi.

Selain itu, VinFast juga akan terus memperhatikan kebutuhan pelanggan dan masyarakat setempat. Dengan demikian, perusahaan ini tidak hanya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pembangunan daerah dan pengembangan SDM.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan