Keraton Surakarta Gelar Jumenengan Raja Baru Pakubuwono XIV

admin.aiotrade 12 Nov 2025 3 menit 15x dilihat
Keraton Surakarta Gelar Jumenengan Raja Baru Pakubuwono XIV

Prosesi Jumenengan Dalem Nata Binayangkare PB XIV Akan Digelar

Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat akan menggelar acara Jumenengan Dalem Nata Binayangkare sebagai prosesi penobatan resmi Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakubuwono XIV. Acara ini direncanakan digelar pada hari Sabtu, 15 November 2025. Informasi tersebut disampaikan melalui surat undangan resmi yang diterima oleh awak media Solo via pesan elektronik dan WhatsApp pada Rabu, 12 November 2025.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Surat undangan tersebut ditandatangani oleh Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Timoer Rumbaikusuma Dewayani, putri tertua dari mendiang Pakubuwono XIII sekaligus ketua panitia acara Jumenengan Dalem. Dalam surat tersebut disebutkan bahwa prosesi akan dimulai pukul 08.00 WIB.

GKR Timoer membenarkan keaslian undangan tersebut saat dikonfirmasi. Ia menyatakan bahwa surat resmi mengenai pelaksanaan Hajad Dalem Jumengeng Dalem Nata Binayangkare SISKS Pakoe Boewono XIV yang beredar adalah benar dan sah dikeluarkan oleh Panitia Jumengeng Dalem Nata Binayangkare Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Ia berharap acara sakral tersebut dapat berlangsung lancar dan penuh makna. “Kami memohon doa restu dan dukungan seluruh masyarakat Surakarta serta rakyat Nusantara agar prosesi adat ini berjalan lancar, khidmat, dan penuh berkah,” ujarnya.

Selain itu, GKR Timoer juga mengajak masyarakat menyambut raja baru dengan semangat persaudaraan dan kedamaian. “Mari kita sambut raja baru dengan suasana damai, rukun, adem ayem, dan penuh rasa hormat sebagaimana nilai-nilai luhur warisan Karaton Surakarta,” tambahnya.

Putra Mahkota Mengumumkan Pencalonan Sebagai Pakubuwono XIV

Sebelumnya, Putra Mahkota Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom (KGPAA) Hamengkunegoro atau Gusti Purboyo, telah menyatakan diri sebagai Pakubuwono XIV. Pernyataan tersebut disampaikan menjelang pemberangkatan jenazah Sri Susuhunan Pakubuwono XIII ke Makam Raja-Raja Mataram di Imogiri, Bantul, Yogyakarta, pada Rabu, 5 November 2025.

“Atas perintah dan titah Sri Susuhunan Pakubuwono XIII, saya, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom Hamangkunegoro, pada hari ini, Rabu Legi, 14 Jumadilawal Tahun Dal 1959 atau 5 November 2025, naik takhta menjadi Raja Keraton Surakarta Hadiningrat dengan gelar Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pakubuwono XIV,” tutur Gusti dalam bahasa Jawa.

KGPAA Hamengkunegoro merupakan putra laki-laki dari Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakubuwono XIII dengan Permaisuri Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Pakubuwono. Ia lahir di Surakarta pada 26 September 2002, saat ayahandanya masih bergelar Kanjeng Gusti Pangeran Harya (KGPH) Hangabehi.

Kala itu, sang pangeran muda bernama Bandoro Raden Mas (BRM) Suryo Aryo Mustiko. Setelah sang ayah naik takhta pada tahun 2004, gelarnya berubah menjadi Gusti Raden Mas (GRM). Kemudian, saat menjadi Pangeran Putra, ia bergelar Gusti Pangeran Harya (GPH) Purboyo.

Sebelum ditetapkan sebagai Putra Mahkota, gelarnya menjadi Kanjeng Gusti Pangeran Harya (KGPH) Purboyo. Lalu pada 27 Februari 2022, ia resmi diangkat sebagai Pangeran Pati (Putra Mahkota) dengan gelar KGPAA Hamengkunegoro Sudibya Rajaputra Narendra Mataram.

Simbol Keberlanjutan Warisan Keraton Surakarta

Prosesi Jumenengan Dalem Nata Binayangkare PB XIV menjadi momentum penting bagi keberlanjutan tradisi dan legitimasi takhta Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Acara ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara keraton dan masyarakat luas serta menjaga kelestarian budaya Jawa yang adiluhung. Dengan digelarnya acara ini, diharapkan bisa menjadi simbol kelanjutan warisan leluhur yang kaya akan nilai-nilai kearifan lokal.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan