Keren Selayar Tanam 5 Juta Kelapa, Mentan Amran: Ekonomi Hilirisasi Gila, Capai Rp4.800 T!

admin.aiotrade 15 Nov 2025 3 menit 16x dilihat
Keren Selayar Tanam 5 Juta Kelapa, Mentan Amran: Ekonomi Hilirisasi Gila, Capai Rp4.800 T!
Keren Selayar Tanam 5 Juta Kelapa, Mentan Amran: Ekonomi Hilirisasi Gila, Capai Rp4.800 T!

Gerakan Menanam Lima Juta Pohon Kelapa Dilaunching di Selayar

Langkah besar diambil oleh Kabupaten Kepulauan Selayar dalam upaya meningkatkan produksi kelapa nasional. Gerakan Menanam Lima Juta Pohon Kelapa (Gemerlap) resmi diluncurkan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, pada hari Sabtu kemarin. Gerakan ini tidak hanya menjadi program biasa, tetapi juga strategi jitu untuk menaikkan level produksi kelapa nasional dan memacu hilirisasi yang memiliki nilai ekonomi sangat besar.

Amran memberikan apresiasi tinggi kepada Pemkab Selayar yang memiliki target penanaman satu juta pohon per tahun. Ia mengatakan bahwa gagasan Bupati untuk menanam lima juta pohon kelapa ini sangat luar biasa. "Demand dunia naik, harga kelapa naik, dan kebutuhan global semakin tinggi. Ini momentum yang tepat banget," ujarnya di Makassar.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dari Susu Sapi ke Coconut Milk: Tren Global yang Dimanfaatkan

Mentan Amran menjelaskan bahwa tren konsumsi dunia saat ini sedang berubah dari susu hewani ke produk coconut milk dan turunan kelapa lainnya. Indonesia, sebagai negara dengan potensi kelapa yang besar, harus segera merespons tren ini dengan memperkuat produksi dan hilirisasi.

"Jika air kelapa kita kemas secara premium, nilainya bisa mencapai Rp2.400 triliun. Total hilirisasi kelapa Indonesia bisa tembus Rp4.800 triliun, hampir nyentuh Rp5.000 triliun," jelas Amran dengan semangat. Angka sebesar itu setara dengan satu setengah kali APBN Indonesia yang hanya berasal dari satu komoditas saja, yaitu kelapa! Oleh karena itu, Amran mendorong Selayar untuk menjadi model nasional dalam pengembangan kelapa.

Gerakan Kolektif yang Jadi Budaya

Bupati Kepulauan Selayar, Muhammad Natsir Ali, menegaskan bahwa Gemerlap sudah menjadi gerakan kolektif masyarakat. "Gerakan ini bukan sekadar program pemerintah, tapi gerakan hati rakyat Selayar," tegas Bupati Natsir. Animonya tidak main-main. Sejak program ini diumumkan, seluruh masyarakat, termasuk ASN, petani, anak muda, sampai pelajar, siap membantu menyediakan lahan mereka. Hasilnya? Sudah ada 8.000 hektare lahan siap tanam dan angkanya masih bisa bertambah.

Bupati Natsir juga menyebut kearifan lokal yang keren abis, yaitu tradisi mahar pernikahan 40 butir kelapa yang menjadi simbol kejujuran dan masa depan. Hal ini juga diapresiasi oleh Mentan Amran sebagai sesuatu yang bisa diangkat ke tingkat nasional.

Dukungan Nyata dari Kementan

Untuk mendukung gerakan ini, Kementerian Pertanian meningkatkan alokasi bantuan pohon induk terpilih di Selayar secara signifikan. Dari yang hanya 1.300 pohon di tahun 2018, akan dinaikkan menjadi 14.000 pohon di tahun 2025. Dengan tambahan ini, Selayar bisa menghasilkan 1,7 juta benih per tahun bahkan surplus 700 ribu benih dari kebutuhan tahunan mereka. Itu yang disebut power move!

Dengan semua langkah ini, Gerakan Gemerlap diharapkan bisa menjadi titik balik kebangkitan kelapa nasional, membuka lapangan kerja baru, dan yang paling penting, meningkatkan kesejahteraan petani kelapa Indonesia.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan