Kesaksian Siswa Saat Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Usia Pelaku Terungkap

admin.aiotrade 08 Nov 2025 2 menit 16x dilihat
Kesaksian Siswa Saat Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Usia Pelaku Terungkap
Kesaksian Siswa Saat Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Usia Pelaku Terungkap

Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Banyak Korban Terluka

Pada Jumat (7/11/2025), terjadi ledakan yang mengguncang SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara. Peristiwa ini terjadi saat shalat Jumat berlangsung di masjid sekolah, sekitar pukul 12.15 WIB. Akibat ledakan tersebut, puluhan siswa dan staf sekolah mengalami luka-luka dan harus segera dirawat di rumah sakit.

SMAN 72 terletak dalam kompleks TNI AL Kodamar, sehingga kejadian ini menimbulkan kekhawatiran besar. Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui bahwa terduga pelaku adalah seorang siswa berusia 17 tahun. Sosok ini ditemukan dengan dugaan bom rakitan di sekitar lokasi kejadian.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Penemuan Benda Mencurigakan

Menurut kesaksian salah satu siswa SMAN 72, berinisial Z, pelaku sering menyendiri dan sering membuat gambar atau foto yang berkaitan dengan darah dan tembakan. Meski Z tidak melihat langsung peristiwa ledakan, ia menyebut bahwa pelaku ditemukan tergeletak di belakang sekolah, dekat tempat sampah. Di sekitar korban juga ditemukan kaleng minuman bersoda yang diduga merupakan bom rakitan.

"Di belakang sekolah, mungkin bisa jadi itu kayak bom yang gagal meledak," ujar Z.

Kondisi Korban

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyampaikan bahwa terduga pelaku masih menjalani operasi karena luka-luka. Ia berusia 17 tahun dan mengalami cedera cukup parah. Selain itu, tiga siswa lainnya juga sedang menjalani operasi akibat luka di rahang, kepala, dan wajah.

"Ada yang di rahang, di kepala dan ada yang di muka," kata Dasco.

Kronologi Ledakan

Arman, siswa kelas XII, menyebut bahwa ledakan terdengar dari belakang masjid dan disertai bau menyengat seperti bahan kimia. Setelah ledakan, semua siswa dan guru panik dan segera keluar dari masjid. Beberapa di antaranya mengalami luka bakar dan dibawa ke ruang kesehatan sekolah untuk pertolongan pertama.

Arman memperkirakan sekitar 15 siswa dan lima staf terluka. Para korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans ke RS Yarsi dan RS Islam Jakarta. Aparat kepolisian langsung memasang garis polisi, sementara tim Gegana Brimob Polri melakukan olah TKP dan penyisiran di sekitar masjid.

Beberapa saksi juga menyebut sempat melihat orang mencurigakan masuk ke masjid sebelum ledakan terjadi. Polisi masih mendalami laporan tersebut dan mengumpulkan keterangan saksi di lokasi.

Jumlah Korban

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, menyatakan sedikitnya 54 orang mengalami luka-luka akibat ledakan, termasuk siswa dan staf sekolah. Para korban dirawat di RS Yarsi dan RS Islam Jakarta, dengan luka ringan hingga sedang, termasuk beberapa mengalami gangguan pada telinga.

Polisi juga menemukan benda mencurigakan yang diduga senjata api rakitan di dekat lokasi. Proses penyelidikan terus dilakukan untuk mengetahui sumber ledakan dan motif kejadian ini.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan