Kesaksian Tetangga soal Penculik Balita Bilqis, Mantan Honorer yang Rajin Beribadah

admin.aiotrade 10 Nov 2025 2 menit 18x dilihat
Kesaksian Tetangga soal Penculik Balita Bilqis, Mantan Honorer yang Rajin Beribadah

Kasus Penculikan Bilqis: Dua Tersangka Diungkap, Keterkejutan di Kalangan Warga

Polisi telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus penculikan Balita Bilqis, seorang anak berusia 4 tahun asal Makassar yang berhasil ditemukan selamat di Jambi. Kedua tersangka tersebut adalah Mery Ana (42) dan Ade Friyanto Syaputera (36), keduanya merupakan warga dari Merangin, Jambi.

Namun, yang paling mengejutkan bagi masyarakat, terutama tetangga di Kampung Baru 2, Pasar Bangko, Merangin, adalah identitas Ade Friyanto Syaputera. Di mata warga, dia bukanlah sosok yang mencurigakan. Sebaliknya, dia dikenal sebagai pribadi yang ramah, supel, dan mudah bergaul. Rumah sederhananya yang berwarna putih menjadi saksi bisu kehidupannya yang normal dan tanpa kecurigaan.

AioTrade Autopilot
πŸ”₯ SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Sosok yang Menipu dengan Kebaikan

Ade Friyanto Syaputera dikenal memiliki sifat baik dan aktif dalam kegiatan sosial di lingkungan sekitarnya. Ia juga sering ikut serta dalam kegiatan gotong royong dan rajin beribadah. Hal ini membuat banyak warga merasa kaget ketika mengetahui bahwa dia terlibat dalam kasus penculikan yang menghebohkan.

Seorang warga mengungkapkan bahwa Ade Friyanto adalah sosok yang sangat baik. β€œAde Friyanto ini orangnya baik, supel dan mudah bergaul,” katanya. Fakta lain yang semakin memperkuat rasa keheranan warga adalah fakta bahwa Ade pernah bekerja sebagai tenaga honorer di Pemerintah Provinsi Jambi.

Status pekerjaan ini semakin membuat masyarakat keheranan atas keterlibatannya dalam kasus penculikan yang menghebohkan tanah air. Selain itu, Ade juga dinilai memiliki aktivitas keagamaan yang baik, kerap beribadah, dan aktif berpartisipasi dalam kegiatan lingkungan seperti gotong royong.

Kehidupan yang Tersembunyi

Ade diketahui telah menikah dan menetap di Kota Jambi karena tuntutan pekerjaannya, dan hanya sesekali pulang ke Merangin. β€œDia memang tinggal di Jambi karena kerja, tapi kadang pulang. Gak nyangka saja bisa terlibat hal seperti itu,” ungkap tetangga, masih diliputi rasa shock.

Dari informasi yang diperoleh, polisi kini sedang mendalami motif kejahatan yang diduga kuat mengarah pada sindikat perdagangan orang (TPPO). Dugaan ini menguat setelah terungkapnya fakta bahwa balita Bilqis sempat dijual pelaku dengan harga mencapai Rp 3 juta.

Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa wajah kejahatan bisa datang dari sosok yang paling tak terduga dan paling dekat di sekitar kita. Bagaimana seseorang yang tampak baik dan ramah bisa terlibat dalam tindakan yang sangat berbahaya dan tidak manusiawi?

Ini juga menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat tentang bagaimana seseorang bisa menyembunyikan sisi gelapnya selama bertahun-tahun. Apakah ada indikasi lain yang bisa membantu mengungkap lebih jauh tentang keterlibatan Ade Friyanto Syaputera dalam sindikat TPPO ini? Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan semua fakta terungkap.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan