Kesehatan Alat Vital Pria di Lampung Setelah Dipotong Windi, Kondisi Mental Korban Mengkhawatirkan

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 12x dilihat
Kesehatan Alat Vital Pria di Lampung Setelah Dipotong Windi, Kondisi Mental Korban Mengkhawatirkan

Tragedi Berdarah di Bandar Lampung: Pria Dipotong Alat Vital oleh Kekasih

Seorang pria berinisial KS (32) mengalami luka serius setelah alat vitalnya dipotong oleh kekasihnya, Windi alias WI (28), menggunakan cutter. Peristiwa ini terjadi di Lapangan Baruna, Kelurahan Karang Maritim, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, pada Minggu (19/10/2025) sekitar pukul 19.00 WIB.

Menurut informasi yang diperoleh, Windi melakukan tindakan tersebut dengan niat memberikan efek jera kepada korban karena menilai KS tidak setia. Akibat perbuatan keji ini, Windi kini telah ditangkap oleh aparat kepolisian dan ditetapkan sebagai tersangka. Sementara itu, kondisi korban masih dalam proses pemulihan di RSUD Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandar Lampung.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kondisi Medis Korban

Direktur RSUDAM, Imam Ghozali, menjelaskan bahwa kondisi umum korban mulai membaik setelah mendapatkan perawatan medis. Namun, tim medis masih melakukan observasi intensif terhadap fungsi alat vital pascaoperasi.

“Pasien dalam keadaan sadar penuh dan luka operasi mulai menunjukkan tanda penyembuhan. Tapi fungsi kemih dan reproduksinya masih dalam observasi intensif,” ujar Imam, Rabu (22/10/2025).

Imam menambahkan bahwa proses pemulihan organ vital membutuhkan waktu dan pengawasan jangka panjang. Dokter urologi masih memantau kemungkinan pasien bisa kembali buang air kecil dengan normal, serta potensi fungsi reproduksinya pulih seperti semula.

“Masih terlalu dini untuk menyimpulkan. Yang jelas, jaringan yang rusak sudah disambung dan sejauh ini tidak ada tanda infeksi,” imbuhnya.

Trauma Psikologis Korban

Selain luka fisik, Imam juga mengungkapkan bahwa trauma psikologis korban menjadi perhatian utama pihak rumah sakit. RSUDAM kini melibatkan tim psikolog untuk mendampingi KS selama masa perawatan.

“Kondisi mental pasien masih terguncang. Kami berikan pendampingan agar kestabilan psikisnya bisa pulih bersamaan dengan penyembuhan luka,” jelasnya.

Penangkapan Pelaku

Sementara itu, polisi menyebut pelaku WD telah ditahan di Polsek Panjang. Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku nekat melukai korban karena cemburu dan sakit hati usai mengetahui KS menikah dengan wanita lain.

Kapolsek Panjang, Kompol Martono, mengatakan peristiwa itu terjadi di sebuah losmen di Jalan Soekarno-Hatta, Panjang, Bandar Lampung. Korban saat itu datang memenuhi ajakan pelaku untuk bertemu, tanpa mengetahui niat jahat kekasihnya.

“Pelaku membawa cutter dari rumah. Setelah berbincang di kamar losmen, pelaku langsung menyerang korban hingga alat vitalnya nyaris putus,” ungkap Martono.

Korban yang bersimbah darah sempat berteriak meminta tolong sebelum dievakuasi ke rumah sakit. Setelah sempat kabur, WD akhirnya berhasil diamankan dan kini mendekam di tahanan.

Ancaman Hukuman

Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan berat, dengan ancaman hukuman hingga 10 tahun penjara. Kasus ini menjadi perhatian serius dari pihak berwajib, terlebih karena tindakan pelaku sangat ekstrem dan merusak kehidupan korban secara fisik maupun psikologis.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan