
Pelaksanaan Uji Kompetensi Job Fit untuk Pejabat Eselon II di Kabupaten Polman
Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, kembali melaksanakan uji kompetensi job fit bagi 24 pejabat eselon II. Uji ini berlangsung secara ketat dan terstruktur, dengan pengawasan yang sangat ketat serta tanpa akses ke perangkat elektronik seperti handphone maupun internet.
Uji kompetensi dilaksanakan di laboratorium SMPN 4 Polewali pada hari Rabu, 17 Desember 2025. Seluruh peserta diwajibkan menyerahkan ponsel mereka sebelum memasuki ruangan ujian. Mereka juga tidak diberikan akses internet selama proses uji berlangsung. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap peserta mengandalkan kemampuan diri sendiri dalam menyelesaikan tugas yang diberikan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Bupati Polman Samsul Mahmud turut hadir dalam pelaksanaan uji tersebut. Ia berjalan keliling ruangan sambil mengamati jalannya ujian. Kehadirannya menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan proses seleksi yang transparan dan adil.
Tugas Peserta: Membuat Makalah Strategi OPD
Setiap peserta wajib menyelesaikan makalah strategi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Polman. Tugas ini dilakukan menggunakan komputer, tanpa bantuan dari internet atau alat komunikasi pribadi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Polman, Nursaid Mustafa, menjelaskan bahwa tujuan dari uji ini adalah untuk mengevaluasi potensi dan kemampuan para pejabat tinggi pratama. "Mereka bekerja dengan tangan kosong, diwajibkan membuat makalah, mengandalkan kemampuan pribadi," katanya.
Makalah yang telah diselesaikan akan dikumpulkan kepada tim seleksi dan dipresentasikan oleh masing-masing peserta. Proses presentasi ini menjadi bagian penting dari penilaian akhir.
Hasil Uji Kompetensi dan Proses Mutasi
Hasil uji kompetensi akan menjadi pertimbangan utama dalam mutasi dan penempatan jabatan kepala dinas pada awal tahun 2026. Proses ini tidak hanya melibatkan evaluasi makalah, tetapi juga tes wawancara dan pengecekan rekam jejak peserta.
Tes wawancara akan dilaksanakan di kantor Bupati Polman pada hari Kamis, 18 Desember 2025. Tes ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan komunikasi, pemahaman terhadap visi dan misi daerah, serta kesiapan peserta dalam menjalani tanggung jawab baru.
Kepatuhan dan Pengawasan Ketat
Seluruh proses uji kompetensi dilakukan dengan pengawasan ketat oleh panitia seleksi (pansel). Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kecurangan dan memastikan setiap peserta mendapatkan kesempatan yang sama.
Nursaid Mustafa menegaskan bahwa pengumpulan handphone dan larangan akses internet adalah langkah penting untuk menjaga integritas uji kompetensi. "Tujuan dari job fit ini adalah untuk memetakan potensi pimpinan tinggi pratama di Polman, apakah dia masih layak atau akan bergeser," jelasnya.
Relevansi dan Tujuan Jangka Panjang
Pelaksanaan uji kompetensi job fit ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pemerintahan. Dengan menilai potensi dan kompetensi para pejabat, diharapkan dapat memastikan bahwa setiap posisi kepemimpinan diisi oleh individu yang tepat dan siap menjalankan tugas dengan baik.
Proses ini juga menjadi langkah strategis dalam merencanakan struktur organisasi pemerintahan di masa depan. Dengan penilaian yang objektif dan transparan, diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih efisien dan berorientasi pada hasil.