Kesulitan Memindai Barcode MyPertamina Picu Kekacauan di SPBU

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 18x dilihat
Kesulitan Memindai Barcode MyPertamina Picu Kekacauan di SPBU
Kesulitan Memindai Barcode MyPertamina Picu Kekacauan di SPBU

Pelanggan Mengamuk dan Menyerang Pegawai SPBU di Sampang

Seorang pelanggan mengamuk dan menyerang pegawai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Peristiwa ini menimpa Hairuddin (29), seorang warga Desa Banjar Talelah, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang. Saat ini, korban masih menjalani perawatan di rumah sakit setelah mengalami luka parah akibat kekerasan yang terjadi di SPBU Camplong.

Pihak Pertamina memberikan pendampingan hukum kepada korban atas kasus tersebut. Area Manager Communication PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyatakan bahwa pihaknya tidak hanya memberikan bantuan hukum, tetapi juga memberikan santunan untuk operator SPBU tersebut.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Kami berikan pendampingan hukum untuk korban serta kami berikan santunan atas musibah yang terjadi," ujarnya, Kamis (23/10/2025). Selain itu, pihaknya memastikan operasional SPBU Camplong tetap berjalan aman bagi masyarakat setelah kejadian berdarah tersebut.

Ahad Rahedi menambahkan bahwa pihaknya telah meminta bantuan dari aparat penegak hukum setempat untuk meningkatkan pengamanan di SPBU tersebut. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak perlu khawatir akan ancaman serupa di masa depan.

Hingga kini, korban masih menjalani perawatan medis di rumah sakit. Pihak SPBU juga berkomitmen untuk membantu biaya pengobatan dan pemulihan korban. Ahad Rahedi berharap proses hukum atas kasus ini dapat segera berjalan dan para pelaku bisa segera diamankan.

Ia juga berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. "Kami berharap hal serupa tidak terulang di manapun," tuturnya.

Latar Belakang Kejadian

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (20/10/2025) pukul 01.00 WIB. Awalnya, pelaku mendatangi petugas SPBU lain, yakni Ahmad. Saat itu, proses transaksi pembelian bahan bakar mengalami kendala karena barcode di aplikasi MyPertamina sulit dipindai.

MyPertamina adalah aplikasi resmi dari PT Pertamina (Persero) yang digunakan untuk pembelian bahan bakar bersubsidi dan non-subsidi secara digital. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat melakukan pembayaran tanpa tunai, mencatat transaksi, serta mengumpulkan poin reward dari setiap pembelian.

Hairuddin kemudian membantu Ahmad, namun pelaku marah-marah hingga berujung pada cekcok. Setelah itu, pelaku menghubungi dua temannya untuk datang ke lokasi. Ketiga orang tersebut kemudian menganiaya korban hingga mengeluarkan banyak darah. Salah satu pelaku bahkan mencoba menembak korban dengan senjata api, meskipun tembakan tersebut meleset.

Tindakan Lanjutan

Setelah kejadian tersebut, pihak SPBU Camplong segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat penegak hukum setempat. Proses penyelidikan sedang berlangsung untuk mengidentifikasi pelaku dan memastikan keadilan bagi korban.

Selain itu, pihak SPBU juga memperkuat sistem keamanan di area tersebut guna mencegah kejadian serupa di masa depan. Langkah-langkah seperti penambahan CCTV dan pengawasan lebih ketat diterapkan sebagai bentuk perlindungan terhadap karyawan dan pengunjung.


Gambar ilustrasi dari kejadian penganiayaan di SPBU Camplong.


Foto korban saat sedang menjalani perawatan di rumah sakit.


Tampak SPBU Camplong yang sedang dalam pengawasan ketat oleh aparat keamanan.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan