Ketua DPD Dukung Patungan Beli Hutan: Ekonomi dan Ekologi Sama Pentingnya

admin.aiotrade 10 Des 2025 3 menit 15x dilihat
Ketua DPD Dukung Patungan Beli Hutan: Ekonomi dan Ekologi Sama Pentingnya

Pendukungan terhadap Gagasan Patungan Membeli Hutan

Di tengah perhatian masyarakat terhadap isu lingkungan, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sultan Najamudin menyampaikan dukungannya terhadap gagasan patungan untuk membeli hutan yang diusulkan oleh kelompok pemerhati lingkungan, Pandawara Group. Ia menilai gagasan tersebut sebagai pesan penting bagi negara agar tetap menjaga kelestarian lingkungan dalam setiap kebijakan yang diambil, bukan hanya berfokus pada keuntungan ekonomi.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Jelas bahwa negara ke depan harus memastikan setiap kebijakan ekonomi harus memperhatikan kebijakan ekologi. Jadi ekonomi penting, ekologi juga sangat penting," ujar Sultan saat berbicara di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (10/12/2025). Ia menekankan bahwa kebijakan pemerintah harus seimbang antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan.

Gagasan ini juga menjadi pesan bagi seluruh masyarakat bahwa negara tidak boleh hanya mengandalkan kekayaan alam secara ekstraktif. "Itu sebenarnya pesan kepada negara, pesan kepada kita semua bahwa tidak boleh sporadis, tidak boleh serta-merta kita harus selalu mengandalkan kekayaan alam yang ekstraktif," tambahnya.

Sultan juga mengungkapkan bahwa dirinya memiliki gerakan serupa, yaitu gerakan menanam pohon setiap minggu. "Kita itu melakukan gerakan penanaman. Kenapa? Karena bukan hanya menanam pohonnya sebagai simbolis itu, tetapi juga menanam harapan bahwa negara kita dengan tropis terbesar di dunia ini harus kita jaga ekologisnya," katanya.

Ia menegaskan bahwa jika lingkungan tidak dijaga, akibatnya bisa sangat buruk. "Karena kalau enggak (dijaga), lama-lama bisa tenggelam kita," imbuhnya.

Patungan Beli Hutan: Ide dari Pandawara Group

Gagasan tentang patungan membeli hutan pertama kali disuarakan oleh kelompok pelestarian lingkungan, Pandawara Group, melalui akun Instagram mereka, @pandawaragroup, Jumat (5/12/2025). Mereka menawarkan ide ini sebagai upaya untuk menyelamatkan alam Indonesia dari ancaman deforestasi.

"Pada suatu saat, tiba-tiba aja kepikiran gimana kalau masyarakat Indonesia bersatu berdonasi beli hutan-hutan agar tidak dialihfungsikan," tulis Pandawara dalam unggahan mereka. Ajakan ini muncul di tengah bencana ekologis yang terjadi di Aceh dan Sumatera akibat deforestasi yang semakin parah.

Respons terhadap gagasan ini cukup positif. Banyak masyarakat, termasuk para artis ternama seperti Vidi Aldiano dan Atta Halilintar, menunjukkan ketertarikan untuk ikut serta dalam inisiatif ini.

Tantangan dan Peluang dalam Perlindungan Lingkungan

Pandawara Group mengajukan ide ini sebagai bentuk tanggung jawab kolektif masyarakat terhadap lingkungan. Mereka percaya bahwa perubahan besar tidak hanya bisa datang dari pemerintah, tetapi juga dari partisipasi aktif masyarakat luas.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan gagasan ini antara lain:

  • Partisipasi masyarakat: Diperlukan kesadaran dan partisipasi aktif dari masyarakat luas untuk mendukung inisiatif ini.
  • Transparansi pengelolaan: Proses pembelian hutan harus dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab.
  • Kolaborasi dengan pihak terkait: Diperlukan keterlibatan pemerintah, organisasi lingkungan, dan masyarakat dalam pengelolaan hutan yang dibeli.

Inisiatif ini juga memberikan peluang untuk membangun kesadaran lingkungan yang lebih tinggi di kalangan masyarakat. Dengan mengambil langkah-langkah konkret seperti patungan membeli hutan, masyarakat dapat berkontribusi langsung dalam menjaga keberlanjutan ekosistem Indonesia.

Kesimpulan

Gagasan patungan membeli hutan yang diusulkan oleh Pandawara Group dan didukung oleh Sultan Najamudin menunjukkan pentingnya keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan. Inisiatif ini tidak hanya menjadi ajakan untuk melindungi alam, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap isu lingkungan. Dengan kolaborasi dan komitmen yang kuat, upaya ini bisa menjadi awal dari perubahan yang lebih baik bagi masa depan Indonesia.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan