
Keprihatinan DPRD DKI Jakarta atas Ledakan di SMA Negeri 72
Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta, Khoirudin, menyampaikan rasa prihatin terhadap kejadian ledakan yang terjadi di lingkungan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 72 Jakarta Utara pada Jumat (7/11/2025). Insiden ini mengakibatkan puluhan siswa dan guru mengalami luka-luka.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Kami sangat prihatin atas musibah yang terjadi di SMA Negeri 72. Sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman bagi peserta didik dan tenaga pendidik. Kami berharap seluruh korban segera pulih dan mendapatkan penanganan terbaik,” ujar Ketua DPRD DKI Jakarta.
DPRD DKI Jakarta menyerukan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan untuk segera memastikan perawatan medis, pendampingan psikologis, serta pemulihan pasca trauma secara menyeluruh bagi para korban.
Tuntutan Investigasi Cepat dan Transparan
Ketua DPRD DKI juga meminta aparat penegak hukum melakukan investigasi cepat, transparan, dan profesional untuk mengungkap penyebab ledakan tersebut. Selain itu, pihaknya memastikan keamanan di lingkungan pendidikan. Dugaan adanya perundungan (bullying) sebagai latar belakang harus ditelusuri secara serius tanpa menghakimi pihak mana pun sebelum ada hasil resmi.
DPRD DKI menilai kejadian ini menjadi momentum untuk mengevaluasi sistem keamanan dan pengawasan di seluruh sekolah negeri di Jakarta, khususnya yang berada di kompleks atau area terbatas. Sekolah perlu memiliki prosedur evakuasi, sistem deteksi bahaya, serta koordinasi rutin dengan aparat keamanan.
Langkah Pencegahan yang Diambil
Sebagai langkah pencegahan, DPRD DKI akan mendorong program edukasi anti-kekerasan dan anti-bullying serta peningkatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan dalam menghadapi potensi ancaman di lingkungan sekolah.
“Kami berkomitmen untuk memperkuat kebijakan dan pengawasan agar setiap sekolah di Jakarta menjadi lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan dalam bentuk apa pun,” kata Ketua DPRD DKI.
Ajakan untuk Menciptakan Suasana Kondusif
DPRD DKI Jakarta mengajak seluruh masyarakat, media, dan orang tua siswa untuk menahan diri dari penyebaran informasi yang belum terverifikasi serta bersama-sama menciptakan suasana kondusif demi pemulihan korban dan keberlangsungan kegiatan belajar.
Langkah-Langkah yang Akan Dilakukan
Berikut adalah beberapa langkah yang akan dilakukan oleh DPRD DKI Jakarta:
-
Peningkatan Sistem Keamanan
Memastikan setiap sekolah memiliki prosedur evakuasi yang jelas dan sistem deteksi bahaya yang efektif. -
Koordinasi dengan Aparat Keamanan
Melakukan koordinasi rutin antara sekolah dan aparat keamanan untuk meningkatkan keamanan lingkungan sekolah. -
Edukasi Anti-Kekerasan
Mengadakan program edukasi anti-kekerasan dan anti-bullying untuk siswa dan guru. -
Peningkatan Kapasitas Tenaga Kependidikan
Memberikan pelatihan dan peningkatan kapasitas guru dan staf sekolah dalam menghadapi ancaman di lingkungan pendidikan. -
Investigasi Profesional
Mendukung investigasi yang cepat, transparan, dan profesional untuk mengungkap penyebab kejadian tersebut.
Kesimpulan
Kejadian ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta Utara menjadi peringatan penting tentang perlunya peningkatan kesadaran dan tindakan preventif terhadap ancaman di lingkungan pendidikan. DPRD DKI Jakarta berkomitmen untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bagi siswa dan guru di seluruh Jakarta.