
Permintaan DPRP Papua Pegunungan untuk Akses Pencarian Korban Bencana
Di tengah situasi krisis yang terjadi di Distrik Mebrok, Kabupaten Nduga, Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan mengambil langkah untuk memastikan keluarga korban memiliki akses penuh dalam mencari anggota keluarga mereka yang hilang akibat bencana banjir dan longsor.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Ketua DPRP Papua Pegunungan, Yos Elopere, menyampaikan bahwa dari lima korban yang dilaporkan hilang, hanya satu orang yang berhasil ditemukan. Hal ini disebabkan oleh medan yang sulit serta adanya pos-pos militer yang berada di wilayah tersebut. Menurutnya, keberadaan pos-pos militer ini membuat akses menuju lokasi bencana menjadi sangat terbatas.
“Saat ini keluarga korban datang ke Kantor DPRP Papua Pegunungan guna meminta agar dewan juga bersuara. Oleh karena itu, kami wajib menyampaikan kepada pihak TNI/Polri untuk melupakan perbedaan pendapat atau pandangan, namun hari ini kita bicara soal kemanusiaan,” ujar Yos Elopere saat berada di Wamena pada Senin (10/11).
Menurutnya, bencana yang terjadi di daerah tersebut adalah murni hukum alam, sehingga tidak boleh dikaitkan dengan isu-isu lain. Sebagai pimpinan DPRP Papua Pegunungan, ia meminta kepada militer yang bertugas di wilayah tersebut untuk memberikan akses yang lebih baik bagi masyarakat agar bisa masuk dan melakukan pencarian terhadap para korban.
“Kalau kita membatasi akses seperti ini, bagaimana dengan para korban tersebut? Termasuk pemerintah Provinsi Papua Pegunungan juga harus menyuarakan hal ini. Kami juga meminta dinas teknis untuk segera ambil data dan turun ke lapangan,” tegas Yos.
Ia menambahkan bahwa hingga saat ini, hanya kepala dinas Sosial yang turun memberikan bantuan kepada masyarakat atau keluarga korban, dan itu pun hanya di Kampung Ilekma. Sementara untuk wilayah Distrik Mebrok belum ada akses yang tersedia, bahkan dari tanggal 2 sampai tanggal 10 belum ada tim yang turun.
Keterbatasan Akses dan Kekhawatiran Masyarakat
Di tempat yang sama, Kepala Distrik Geselma dan juga tokoh Distrik Mubrok Wilayah Yuguru Lalanus Wandikbo menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak ada akses dari aparat keamanan untuk melakukan pencarian korban banjir dan longsor. Bahkan, pihaknya telah meminta akses tersebut, tetapi hingga saat ini belum diberikan.
Perlu dipahami bahwa akses yang terbatas ini memperparah kesulitan yang dihadapi masyarakat. Dengan kondisi jalan yang rusak dan medan yang sulit, proses pencarian korban menjadi semakin rumit. Selain itu, minimnya bantuan logistik dan layanan kesehatan juga menjadi tantangan besar bagi masyarakat setempat.
Beberapa upaya telah dilakukan oleh pihak-pihak terkait, tetapi masih kurang memadai. Masyarakat dan keluarga korban berharap agar pihak berwenang segera mengambil tindakan nyata untuk memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi dan proses pencarian korban dapat berlangsung secara efektif.
Langkah yang Harus Diambil
Untuk mengatasi situasi ini, beberapa langkah penting perlu diambil:
- Meningkatkan koordinasi antara pihak keamanan dan lembaga pemerintahan agar akses ke lokasi bencana dapat dibuka secara maksimal.
- Mempercepat penurunan tim evakuasi dan bantuan darurat ke wilayah Distrik Mebrok untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
- Meningkatkan komunikasi dengan masyarakat agar informasi tentang proses pencarian dan bantuan dapat disampaikan secara transparan dan cepat.
- Melibatkan organisasi masyarakat dan tokoh setempat dalam proses pencarian dan distribusi bantuan agar lebih efektif dan sesuai kebutuhan.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan kondisi yang sedang dialami masyarakat di Distrik Mebrok dapat segera pulih dan para korban dapat ditemukan dengan segera.