
JAKARTA, aiotrade
Ketua sekaligus anggota Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Jimly Asshiddiqie, menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap masukan dari berbagai pihak.
"Tokoh-tokoh masyarakat, para aktivis, dan juga mungkin kami juga perlu mendengar lagi dari tokoh-tokoh bangsa yang kemarin bertemu dengan Bapak Presiden. Selain itu, di media sosial pun banyak sekali YouTuber yang mendiskusikan isu-isu ini. Kami bersikap terbuka untuk mendengarkan," ujar Jimly di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (7/11/2025).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Ia menyatakan bahwa ada kemungkinan pihaknya akan membuka forum khusus untuk menampung aspirasi dari berbagai pihak tersebut. Namun, jika tidak bisa dibuat forum khusus, Jimly mengatakan pihaknya akan tetap rajin mendengarkan aspirasi melalui media sosial seperti YouTube.
"Tapi ini nanti akan kami susun apa saja, siapa saja yang (akan dilibatkan), forum seperti apa yang perlu kita adakan. Insyaallah kita akan terbuka," tambahnya.
Jimly juga menjelaskan bahwa jika dari berbagai masukan yang diperoleh memaksa harus adanya perubahan undang-undang, maka hal itu bisa saja terjadi.
"Sungguh-sungguh kita ingin menghimpun pendapat yang mungkin saja berakibat harus mengubah undang-undang. Nah, itu kita juga harus siap. Tapi belum pasti ya," ujarnya.
Selain itu, Jimly menambahkan bahwa pekan depan timnya akan mengadakan rapat di Mabes Polri.
"Senin (10/11) besok pertemuan kami pertama insyaallah akan diadakan di Mabes Polri. Itu sekaligus kita mau dengar dari intern," jelasnya.
Langkah-Langkah yang Akan Diambil oleh Komisi Percepatan Reformasi Polri
Komisi Percepatan Reformasi Polri telah merencanakan beberapa langkah penting dalam upaya mendengarkan masukan dari berbagai pihak. Berikut adalah beberapa poin utama yang akan diambil:
-
Membuka Forum Khusus
Pihak komisi berencana untuk membuka forum khusus agar dapat menampung aspirasi dari berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat, aktivis, dan pemangku kepentingan lainnya. Forum ini akan menjadi wadah untuk diskusi dan evaluasi terkait reformasi yang sedang dijalankan. -
Memanfaatkan Media Sosial
Jika forum khusus tidak dapat diadakan, pihak komisi akan tetap aktif dalam mendengarkan aspirasi melalui media sosial seperti YouTube. Ini akan menjadi sarana alternatif untuk mengumpulkan masukan dari berbagai kalangan. -
Mempertimbangkan Perubahan Undang-Undang
Jika masukan yang diterima memaksa adanya perubahan undang-undang, pihak komisi akan siap menghadapinya. Meski belum pasti, mereka tetap bersiap untuk mengambil tindakan sesuai dengan kebutuhan reformasi. -
Rapat di Mabes Polri
Pekan depan, tim komisi akan mengadakan rapat di Mabes Polri. Rapat ini akan menjadi kesempatan untuk mendengarkan masukan dari internal polisi dan mempersiapkan langkah-langkah lebih lanjut.
Pentingnya Partisipasi Publik dalam Proses Reformasi
Partisipasi publik sangat penting dalam proses reformasi kepolisian. Dengan adanya partisipasi dari berbagai pihak, proses reformasi akan lebih transparan dan inklusif. Beberapa manfaat dari partisipasi publik antara lain:
-
Meningkatkan Akuntabilitas
Partisipasi publik akan memastikan bahwa kebijakan yang diambil selalu akuntabel dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. -
Memperkuat Kepercayaan Masyarakat
Dengan melibatkan masyarakat dalam proses reformasi, kepercayaan terhadap institusi kepolisian akan meningkat. -
Mendorong Inovasi dan Solusi
Masukan dari berbagai pihak dapat memberikan ide-ide baru dan solusi yang lebih efektif dalam menghadapi tantangan kepolisian saat ini.
Rencana Ke depan
Komisi Percepatan Reformasi Polri memiliki rencana jangka panjang untuk memastikan proses reformasi berjalan lancar dan efektif. Rencana tersebut mencakup:
-
Evaluasi Berkala
Komisi akan melakukan evaluasi berkala terhadap progres reformasi dan menyesuaikan strategi sesuai dengan kebutuhan. -
Penguatan Kerja Sama
Kolaborasi dengan berbagai pihak, baik internal maupun eksternal, akan terus ditingkatkan untuk memastikan kesuksesan reformasi. -
Peningkatan Kapasitas SDM
Peningkatan kapasitas sumber daya manusia akan menjadi fokus utama untuk mendukung pelaksanaan reformasi yang berkelanjutan.
Dengan langkah-langkah ini, Komisi Percepatan Reformasi Polri berkomitmen untuk menjalankan reformasi yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat.