Ketua RT Buka Suara Soal Terduga Pelaku Ledakan di SMAN 72 Jakarta

admin.aiotrade 07 Nov 2025 3 menit 18x dilihat
Ketua RT Buka Suara Soal Terduga Pelaku Ledakan di SMAN 72 Jakarta
Ketua RT Buka Suara Soal Terduga Pelaku Ledakan di SMAN 72 Jakarta

Perilaku Terduga Pelaku yang Tertutup dan Menyendiri

Seorang terduga pelaku peledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara disebut memiliki sifat tertutup sejak duduk di bangku SMA. FN, siswa kelas XII di sekolah tersebut, diketahui jarang bersosialisasi dengan lingkungan sekitar rumahnya.

Menurut Denny, Ketua RT di lingkungan tempat tinggal FN, anak tersebut tinggal bersama orang tuanya sejak masih duduk di bangku SD. Saat berada di SMP, FN masih sering membawa teman-temannya belajar di rumahnya. Namun, perilaku FN mulai berubah ketika masuk SMA.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Begitu pindah masuk SMA lebih tertutup," ujar Denny. Ia menambahkan bahwa FN tidak pernah keluar dari rumahnya untuk bersosialisasi dengan anak-anak sekitar atau bahkan dengan para pekerja di dalam rumah.

Selain itu, seorang wanita histeris mendatangi halaman SMAN 72 Jakarta setelah terjadinya ledakan. Sambil menangis, ia mencari keberadaan seorang anak laki-laki yang merupakan pelajar kelas XII di sekolah tersebut. Dari penuturan wanita tersebut, dirinya sengaja datang setelah melihat foto seorang pria yang terkapar dengan beberapa senjata. Foto tersebut akhirnya diketahui sebagai terduga pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta, yaitu FN.

Sesampainya di depan gerbang sekolah, wanita itu langsung mencari-cari keponakannya. Ternyata, keponakan wanita itu adalah FN, terduga pelaku yang sudah dibawa ke rumah sakit bersama para korban lainnya. "Dia siswa kelas XII, tadi lihat fotonya. Saya tantenya, orangtuanya perginya jauh (di luar negeri)," ucap wanita itu sambil terus menangis.

Sosok Terduga Pelaku yang Unik

Seorang siswa kelas XI SMAN 72 Jakarta, Zaki Arkan, menyebut FN kerap menyendiri setiap di sekolah. "Katanya dari kelas XI dia selalu menyendiri," kata Zaki saat ditemui di lokasi. Ia juga bercerita bahwa sosok terduga pelaku mempunyai sikap yang unik. Informasi yang didapatkan, FN gemar menggambar dan menyimpan foto-foto yang tidak lazim.

"Sering buat gambar-gambar, foto-foto yang kayak tentang berdarah, teroris, bendera amerika. Gambar-gambar yang berdarah gitu. Sering nonton tembak-tembakan gitu," tuturnya.

Budi, seorang siswa di SMAN 72 Jakarta, mendengar kabar bahwa terduga pelaku kerap menjadi korban bullying. "Tapi anehnya, hari ini hampir tidak ada siswa kelas 12 yang masuk. Karena ada Tes Kemampuan Akademik (TKA). Mirip Ujian Nasional. Jadi kebanyakan korban adalah siswa kelas 10 dan 11. Selain itu juga ada guru dan penjaga kantin yang ikut salat Jumat," lanjut Budi.

"Aneh, karena korban-korbannya tidak bersalah terhadap terduga pelaku. Tidak ada kaitannya," ungkap dia. Ia juga mendengar bahwa terduga pelaku tidak ada di masjid saat kejadian. Namun, kata dia, usai kejadian terduga pelaku ditemukan sudah terkapar di luar area masjid.

Penyelidikan dan Pemulihan Korban

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengaku masih melakukan pendalaman soal dugaan terduga pelaku kerap menjadi korban bullying. "Masih dilakukan pendalaman terhadap motif, apakah yang bersangkutan korban bully, ini juga masih kita dalami," ujar Kombes Budi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Ia mengungkapkan penyidik sedikit mendapat hambatan dalam menelusuri kejadian ini. Sebab, korban-korban yang terluka belum banyak yang dapat dimintai keterangannya akibat masih dalam pemulihan. Termasuk apakah ledakan di lingkungan sekolah itu berasal dari bom rakitan atau benda apa.

"Masyarakat tidak perlu khawatir, tidak perlu resah, semua sudah dikendalikan Polda Metro Jaya," ucapnya.

Insiden Ledakan di Sekolah

Insiden ledakan terjadi di lingkungan sekolah SMA Negeri 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (7/11/2025) sekitar pukul 12.05 WIB. Insiden itu membuat puluhan siswa mengalami luka-luka. Total terdapat 54 siswa yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

27 korban dirawat di Rumah Sakit Islam Jakarta dan 6 di Rumah Sakit Yarsi, dan 21 lainnya sudah dipulangkan dalam kondisi baik ke rumahnya masing-masing.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan