
Perayaan 25 Tahun Kota Palu dalam Pameran Seni
Pada tanggal Selasa hingga Rabu, 16–17 Desember 2025, masyarakat umum diundang untuk menghadiri pameran seni yang bertajuk Kilas Balik 25 Tahun Kota Palu. Acara ini diselenggarakan oleh Sanggar Seni Kaktus Fisip Untad di Aula Fisip Untad, Kelurahan Tondo, Kota Palu. Acara ini terbuka bagi siapa saja dan tidak dipungut biaya.
Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan RRS (Ruang Ramah Seni) Volume 2 yang diadakan oleh Sanggar Seni Kaktus. Ketua Sanggar Seni Kaktus, Muhammad Ichsan, menyampaikan undangan kepada seluruh mahasiswa FISIP Untad untuk hadir dan menyaksikan pameran seni yang penuh makna ini.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Tema yang Menggambarkan Sejarah Kota Palu
Tema utama dari RRS Volume 2 adalah "Merekam", yang menjelaskan perjalanan panjang Kota Palu sejak tahun 2000 hingga saat ini. Tema ini mencerminkan bagaimana kota ini berkembang selama 25 tahun terakhir. Dalam pameran ini, berbagai karya seni ditampilkan mulai dari seni rupa, visual art, hingga instalasi yang memiliki makna mendalam.
Sebelumnya, Sanggar Seni Kaktus telah memperlihatkan karya-karya mereka dalam RRS Volume 1 dan ikut serta dalam meta ruang. Kini, mereka kembali menampilkan karya seni dengan tema yang lebih relevan dan kontekstual.
Keberagaman Karya Seni yang Ditampilkan
Dalam pameran ini, pengunjung akan melihat berbagai bentuk ekspresi seni yang mencerminkan perjalanan Kota Palu. Karya-karya yang dipamerkan tidak hanya sekadar estetika, tetapi juga mengandung pesan-pesan sosial dan politik yang relevan dengan isu-isu yang sedang dihadapi kota ini.
Beberapa tema sebelumnya seperti "pertambangan" dan "Palu Kota 5 Dimensi" juga menjadi inspirasi bagi karya-karya yang ditampilkan kali ini. Setiap karya seni yang dipajang dirancang untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya sejarah dan peran seni dalam membangun identitas kota.
Hadirnya Tokoh-Tokoh Penting
Pembukaan pameran seni tersebut turut dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fisip Untad, ketua umum Sanggar Seni Kaktus Fisip Untad, anggota sanggar, serta perwakilan lembaga intera Fakultas. Keberadaan tokoh-tokoh ini menunjukkan dukungan yang kuat terhadap kegiatan seni yang diadakan oleh Sanggar Seni Kaktus.
Komitmen untuk Menciptakan Ruang Seni yang Inklusif
Muhammad Ichsan menegaskan bahwa pameran seni ini tidak akan mengizinkan adanya eksploitasi. Ia menyatakan bahwa Sanggar Seni Kaktus ingin menciptakan ruang seni yang inklusif dan bebas dari praktek-praktek yang tidak etis. Hal ini menunjukkan komitmen organisasi tersebut untuk menjaga integritas seni dan memberikan ruang yang aman bagi semua peserta.
Kesimpulan
RRS Volume 2 merupakan acara yang sangat berarti bagi masyarakat Kota Palu dan para pecinta seni. Dengan tema "Merekam", pameran ini tidak hanya sekadar menampilkan karya seni, tetapi juga menjadi sarana untuk merefleksikan sejarah dan masa depan kota ini. Melalui seni, Sanggar Seni Kaktus berupaya untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya sejarah dan identitas lokal.