Kinerja DSNG Hingga Kuartal III-2025 Terungkap

admin.aiotrade 24 Okt 2025 2 menit 14x dilihat
Kinerja DSNG Hingga Kuartal III-2025 Terungkap


PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) menunjukkan kinerja yang stabil hingga kuartal III-2025. Pertumbuhan pendapatan dan laba tercatat di tengah kondisi pasar yang dinamis. Hingga akhir September 2025, DSNG mencatatkan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 8,9 triliun, meningkat 25% secara tahunan (year on year/yoy). Peningkatan ini didorong oleh segmen kelapa sawit yang memberikan kontribusi sekitar 88% terhadap total pendapatan. Sementara itu, produk kayu berkontribusi sebesar 11%, dan energi terbarukan 1,7%.

Direktur Utama PT Dharma Satya Nusantara Tbk, Andrianto Oetomo, menjelaskan bahwa pendapatan dari segmen kelapa sawit mencapai Rp 7,8 triliun, naik 27,8% yoy. Kenaikan ini dipengaruhi oleh peningkatan harga jual rata-rata (average selling price/ASP) seluruh produk utama. CPO mengalami kenaikan sebesar 16,3% yoy, sementara Palm Kernel meningkat 80,5% dan PKO tumbuh 82,8%. Volume penjualan juga meningkat sekitar 5%.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Produksi Tandan Buah Segar (TBS) meningkat 4% yoy menjadi 1,6 juta ton, dengan produksi CPO naik 3,9% yoy. Kualitas produk tetap terjaga, dengan Free Fatty Acid (FFA) stabil di 3% dan Oil Extraction Rate (OER) di 23,37%,” ujar Andrianto pada Jumat (24/10).

Sementara itu, pendapatan dari segmen produk kayu tercatat sebesar Rp 948,8 miliar, meningkat 9,2% yoy. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan volume penjualan panel sebesar 9,9% yoy dan engineered flooring sebesar 3,2% yoy.

Permintaan global untuk produk-produk DSNG menunjukkan perbaikan, meskipun masih menghadapi tantangan eksternal seperti tarif perdagangan Amerika Serikat dan ketegangan geopolitik. Di sisi lain, pendapatan dari segmen energi terbarukan tercatat sebesar Rp 148,9 miliar, turun 8,3% yoy akibat penurunan sementara volume penjualan dan harga jual seiring fluktuasi permintaan biomassa di pasar Jepang.

Pada kuartal III, produk wood pellet yang mulai beroperasi komersial sejak awal tahun telah menjual 13,7 ribu ton dengan harga rata-rata US$ 120 per ton, memberikan kontribusi tambahan terhadap pendapatan segmen energi terbarukan.

Per 30 September 2025, total aset Perseroan tercatat sebesar Rp 17,2 triliun, turun 1% dibandingkan tahun lalu. Penurunan ini disebabkan oleh penggunaan kas untuk pembayaran dividen dan pelunasan obligasi yang jatuh tempo pada Juli 2025. Total liabilitas menurun 17% yoy, sejalan dengan strategi deleveraging melalui pelunasan pinjaman lebih awal. Sementara itu, total ekuitas meningkat 11% yoy menjadi Rp 10,9 triliun, mencerminkan kinerja laba yang kuat dan kebijakan pengelolaan modal yang hati-hati.

Perseroan juga membukukan laba bersih sebesar Rp 1,3 triliun, atau naik 51% yoy. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan harga rata-rata penjualan produk sawit dan perbaikan efisiensi operasional di seluruh lini usaha.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan