Kinerja Jalan di Tempat, BI: Kaltim Perlu Tingkatkan Investasi

admin.aiotrade 10 Okt 2025 3 menit 11x dilihat
Kinerja Jalan di Tempat, BI: Kaltim Perlu Tingkatkan Investasi


aiotrade.app
, BALIKPAPAN — Kalimantan Timur (Kaltim) dinilai perlu meningkatkan investasi sebagai penggerak utama perekonomian daerah. Pertumbuhan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) Kaltim pada kuartal II/2025 hanya mencapai 1,72% (yoy), jauh lebih rendah dibanding pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang tercatat sebesar 4,69% (yoy).

Menurut Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur Budi Widihartanto, struktur PDRB Kaltim pada kuartal II/2025 masih didominasi oleh net ekspor dan PMTB, dengan kontribusi PMTB mencapai 35,47%. Hal ini menunjukkan bahwa investasi tetap menjadi tulang punggung ekonomi Kaltim, meskipun kinerjanya stagnan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Budi menjelaskan bahwa keterkaitan antara PMTB dengan realisasi investasi, baik Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA), memiliki tingkat korelasi hingga 90%. Angka ini memperkuat hubungan langsung antara peningkatan investasi dan pembangunan infrastruktur, penambahan kapasitas mesin, serta peningkatan kapasitas produksi yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Namun, gap antara potensi dan realisasi masih sangat lebar.

Untuk mengatasi hal ini, Budi menegaskan pentingnya penguatan fungsi Regional Investor Relation Unit (RIRU) sebagai langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui peningkatan realisasi investasi.

Strategi untuk Meningkatkan Investasi

Beberapa strategi yang dapat dilakukan antara lain:

  • Penguatan regulasi dan penyusunan skema insentif investasi yang kompetitif
    Tujuannya adalah menciptakan iklim usaha yang kondusif dengan merujuk pada best practice di negara-negara Asean.

  • Pemetaan permintaan pasar global
    Arah investasi Kaltim harus mampu menjawab kebutuhan global sambil memaksimalkan potensi daerah.

Data menunjukkan bahwa investasi global pada 2023 meningkat menjadi US$1,38 triliun atau berada di level tertinggi yang pernah tercatat. Sektor manufaktur mendominasi hingga 44%. Selain itu, komitmen global untuk menurunkan emisi karbon membuka peluang besar bagi investasi di sektor ekonomi hijau seperti kendaraan listrik. Kebijakan Inflation Reduction Act (IRA) Amerika Serikat dan Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM) Eropa semakin memperkuat tren ini.

Memanfaatkan Dinamika Ekonomi Global

Budi menjelaskan bahwa perang dagang AS-China menciptakan potensi relokasi industri China ke negara-negara Asean, termasuk Indonesia. Strategi "China+1" sebagai upaya diversifikasi rantai pasokan global juga meningkatkan permintaan barang manufaktur non-Tiongkok.

Dari sisi pasokan investasi, komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 menempatkan peningkatan investasi sebagai fokus utama transformasi ekonomi. Terlebih lagi, posisi Kaltim sebagai mitra strategis Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang ditargetkan mencapai 100% energi baru terbarukan pada 2045 membuka peluang optimalisasi investasi berbasis ekonomi hijau.

Tantangan dan Peluang

Namun, berbagai kendala masih menghambat iklim investasi Kaltim, antara lain ketidaksinkronan regulasi pusat dan daerah, proses perizinan yang memakan waktu panjang, insentif yang belum tepat sasaran, serta minimnya sosialisasi kepada investor.

Sebagai perbandingan, negara-negara Asean seperti Kota Kinabalu (Malaysia), Mingalodon (Kamboja), dan Saigon (Vietnam) telah menawarkan berbagai insentif menarik, termasuk pembebasan atau pengurangan pajak, kemudahan kepemilikan tanah dan perusahaan, serta dukungan khusus untuk sektor teknologi tinggi dan ekspor.

Strategi yang Komprehensif

Untuk memaksimalkan peluang investasi, promosi investasi harus berlangsung secara adaptif, berbasis data, dan berorientasi pada preferensi investor global. Strategi ini tidak hanya bertujuan menarik arus PMA, tetapi juga memastikan keselarasan dengan agenda pembangunan berkelanjutan serta transformasi ekonomi daerah.

Dengan demikian, Kaltim perlu membangun pendekatan yang mampu mengintegrasikan tren permintaan global dengan potensi pasokan daerah, sehingga mampu memperkuat posisi Kaltim sebagai destinasi investasi strategis yang berdaya saing.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan