
aiotrade.CO.ID - JAKARTA.
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) mencatatkan kinerja positif dari lini pembiayaan syariah sepanjang tahun ini. Hingga kuartal III-2025, perusahaan telah menyalurkan pembiayaan syariah sebesar Rp 151 miliar. Kontribusi terbesar berasal dari segmen Motor Baru Syariah.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kontribusi pembiayaan syariah terhadap total portofolio WOM Finance mencapai sekitar 3,5% hingga akhir September 2025. Meskipun porsinya masih relatif kecil, perusahaan menargetkan pertumbuhan berkelanjutan sejalan dengan strategi ekspansi yang sedang disiapkan.
Direktur WOM Finance mengatakan bahwa perusahaan melihat potensi besar dari pasar syariah, terutama karena kebutuhan pembiayaan yang terus meningkat di berbagai segmen masyarakat.
“UMKM merupakan penggerak roda ekonomi negara. Untuk itu kami menyiapkan strategi khusus, termasuk meluncurkan produk pembiayaan jasa dengan menggunakan akad Ijarah Muntahiyyah Bit Tamlik (IMBT) untuk menjangkau UMKM dan masyarakat unbanked,” ujarnya kepada aiotrade, Jumat (14/11/2025).
Sebagai bagian dari penguatan bisnis syariah, WOM Finance tengah menyiapkan diversifikasi produk. Selain mengandalkan produk logam mulia MASKu dan pembiayaan jasa porsi haji HajiKu, perusahaan juga menyiapkan peluncuran pembiayaan jasa syariah lain berbasis akad IMBT. Langkah ini diharapkan dapat menambah penetrasi pembiayaan syariah sekaligus memperluas segmen yang disasar.
Dari sisi mitigasi, perusahaan memastikan setiap ekspansi bisnis syariah tetap dijalankan dengan prinsip kehati-hatian. Hal ini mencakup pengawasan kepatuhan syariah dan pengelolaan risiko secara berkelanjutan.
Selain itu, WOM Finance juga fokus pada inovasi dalam layanan keuangan syariah. Dengan pendekatan yang lebih inklusif, perusahaan berupaya memberikan solusi pembiayaan yang sesuai dengan prinsip syariah dan kebutuhan masyarakat luas.
Beberapa langkah strategis yang diambil antara lain:
- Pengembangan produk-produk baru yang sesuai dengan akad syariah.
- Peningkatan akses bagi masyarakat yang belum terlayani oleh lembaga keuangan formal.
- Penguatan sistem manajemen risiko dan kepatuhan syariah.
Pengembangan bisnis syariah tidak hanya bertujuan untuk memperluas pangsa pasar, tetapi juga untuk menjawab tantangan di bidang keuangan yang semakin dinamis. Dengan adanya inovasi dan strategi yang tepat, WOM Finance berharap mampu menjadi salah satu pelaku utama dalam industri keuangan syariah di Indonesia.
Selain itu, OJK menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya mendorong pengembangan industri keuangan syariah agar semakin menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk segmen UMKM dan masyarakat yang belum terlayani lembaga keuangan formal.
Dengan komitmen yang kuat dan strategi yang matang, WOM Finance siap menjawab tantangan dan peluang di pasar syariah. Perusahaan percaya bahwa keberlanjutan dan kehati-hatian dalam pengembangan bisnis akan menjadi kunci kesuksesan jangka panjang.