Kinerja Perbankan Membaik, Ini Rekomendasi Saham Analis

admin.aiotrade 06 Okt 2025 3 menit 17x dilihat
Kinerja Perbankan Membaik, Ini Rekomendasi Saham Analis

Kinerja Bank Besar di Tengah Perbedaan Performa

Hingga Agustus 2025, kinerja bank besar di Indonesia masih menunjukkan hasil yang beragam. Sepanjang delapan bulan pertama tahun ini, bank swasta mencatat kinerja yang lebih baik dengan peningkatan laba. Namun, secara bulanan, bank pelat merah mulai membukukan kenaikan laba pada Agustus, sementara sejumlah bank swasta justru mengalami penurunan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) misalnya, masih mencatat penurunan laba sebesar 8,6% secara tahunan dalam periode Januari–Agustus. Meski begitu, sejak Juni 2025, bank ini konsisten membukukan kenaikan laba bulanan. Hal serupa terjadi pada PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang berhasil mencatat kenaikan laba pada Agustus dibandingkan Juli, meskipun secara akumulasi delapan bulan masih terkontraksi 9,93%.

Di sisi lain, kelompok bank swasta mulai menghadapi tekanan pada kinerja bulanan. PT Bank Central Asia Tk (BBCA) tercatat mengalami penurunan laba pada Agustus, meskipun secara kumulatif delapan bulan pertama masih tumbuh positif. Tekanan serupa juga dialami oleh PT Bank OCBC NISP Tbk, PT Bank Panin Tbk, dan BPT ank SMBC.

Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Laba Bank

Senior Vice President LPPI, Trioksa Siahaan, menilai perbedaan kinerja laba antarbank besar dipengaruhi oleh kemampuan masing-masing bank dalam menjaga aset produktif dan efisiensi operasional. Ia menyatakan bahwa kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, khususnya daya beli masyarakat, masih menahan laju ekspansi kredit di sektor riil.

“Kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, khususnya daya beli masyarakat, masih menahan laju ekspansi kredit di sektor riil,” ujar Trioksa, Senin (6/10/2025).

Ia menambahkan, prospek kinerja bank swasta ke depan diperkirakan akan sejalan dengan bank BUMN, dengan kunci utama pada pengelolaan aset produktif dan efisiensi.

Prospek Kinerja Bank Swasta

Sementara itu, Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai kinerja bank KBMI IV sudah menunjukkan pemulihan sejak Juli dan semakin kuat pada Agustus 2025. Menurutnya, hal ini didorong meningkatnya permintaan kredit berkualitas serta dampak positif dari penurunan biaya kredit dan suku bunga acuan.

“Peluang penguatan di kuartal IV masih terbuka lebar,” ujarnya. Nafan menambahkan, momentum ini menjadi peluang bagi bank besar untuk mencatat pertumbuhan berkelanjutan. Dari sisi valuasi, saham-saham perbankan besar masih tergolong undervalued berdasarkan price to book value (PBV).

Selain itu, prospek pembagian dividen juga menjadi daya tarik tambahan bagi investor. “Komitmen bank-bank besar terhadap dividen masih kuat, sehingga menarik bagi investor berorientasi dividen, terutama menjelang potensi pembagian dividen interim,” kata Nafan.

Strategi Penyaluran Kredit dan Risiko

Lebih lanjut, ia menilai bank swasta cenderung lebih agresif dalam menyalurkan kredit dengan tetap menjaga kualitas pertumbuhan serta risiko kredit bermasalah (NPL). “Beberapa bank swasta terbukti mampu menjaga kualitas kredit,” jelasnya.

Dengan dukungan kebijakan moneter yang akomodatif dan prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat, Nafan memperkirakan sektor perbankan tetap menjadi primadona investor hingga akhir 2025. Ia merekomendasikan beli saham BBNI dengan target harga Rp 4.470, BMRI Rp 4.530, BBCA Rp 8.100, BBRI Rp 4.030, dan BNGA Rp 1.740 per saham.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan