Kinerja Saham Prajogo Pangestu: Mulai dari BRPT, TPIA, hingga PTRO

admin.aiotrade 10 Okt 2025 3 menit 15x dilihat
Kinerja Saham Prajogo Pangestu: Mulai dari BRPT, TPIA, hingga PTRO

Kinerja Emiten Milik Prajogo Pangestu yang Beragam

Emiten-emiten yang menjadi bagian dari portofolio konglomerat Prajogo Pangestu menunjukkan kinerja yang beragam hingga semester pertama tahun 2025. Pergerakan saham-saham tersebut bahkan menjadi salah satu faktor penopang penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang tahun ini.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurut Nafan Aji Gusta, Senior Market Chartist dari Mirae Asset Sekuritas, aksi korporasi seperti ekspansi ke pasar baru yang dilakukan oleh emiten milik Prajogo Pangestu menjadi katalis positif bagi kinerja sahamnya. Ia menjelaskan bahwa langkah-langkah tersebut dapat memperkuat kinerja saham dan indeks, sehingga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan IHSG.

Penguatan IHSG sejak setelah Lebaran juga tidak lepas dari kontribusi emiten-emiten milik Prajogo Pangestu. Sebelumnya, IHSG bergerak di kisaran 5.880–8.000, tetapi kini bertahan di level 8.200. Selain itu, beberapa emiten milik Prajogo Pangestu berkomitmen untuk masuk ke indeks-indeks global seperti FTSE dan MSCI, yang menambah katalis positif bagi saham-saham mereka.

Meski demikian, Nafan mengatakan bahwa kinerja fundamental emiten-emiten Prajogo Pangestu pada semester pertama 2025 masih bervariasi. Namun, komitmen terhadap perbaikan kinerja dan ekspansi bisnis tetap menjadi faktor pendukung utama.

Kinerja Keuangan yang Bervariasi

Berdasarkan data dari Bisnis, sejumlah emiten milik Prajogo Pangestu mencatatkan kinerja yang bervariasi, dengan beberapa di antaranya masih mencatatkan rugi bersih.

PT Barito Pacific Tbk. (BRPT), sebagai holding company, membukukan pendapatan sebesar US$3,23 miliar, meningkat 178,52% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Laba bersih BRPT juga melonjak tajam sebesar 1.464,89% menjadi US$539,82 juta.

Sementara itu, PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) mencatatkan peningkatan pendapatan sebesar 165% menjadi US$2,29 miliar, dengan laba bersih berbalik positif dari rugi US$47,46 juta menjadi laba US$1,27 miliar.

PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) mencatat kenaikan pendapatan 49,22% menjadi US$462,12 juta, tetapi laba bersih CUAN turun tajam sebesar 93,43% menjadi US$1,94 juta.

Di sektor energi terbarukan, PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) membukukan pendapatan US$300,07 juta, naik tipis 3,45% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Laba bersih BREN meningkat 12,96% menjadi US$65,47 juta.

Sementara itu, PT Petrosea Tbk. (PTRO) mencatat pendapatan US$351,11 juta, naik 10,40% dari sebelumnya sebesar US$290,07 juta. Namun, laba bersih PTRO turun 18,61% menjadi US$1,08 juta.

Dalam sektor agro, PT Gozco Plantations Tbk. (GZCO) mencetak pendapatan Rp357,68 miliar, naik 20,22% secara tahunan. GZCO berhasil membalikkan rugi menjadi laba Rp14,64 miliar dari rugi Rp12,03 miliar pada semester I/2024.

Emiten Pendapatan Semester I (2025) Perubahan Laba/Rugi Semester I (2025) Perubahan
BRPT 3.228.598 178,52% 539.824 1464,89%
TPIA 2.296.184 165,00% 1.272.757 2781,52%
CUAN 462.119 49,22% 1.943 -93,43%
BREN 300.073 3,45% 65.466 12,96%
PTRO 351.110 10,40% 1.076 -18,61%
GZCO* 357.675 20,22% 14.637 221,70%
  • Dalam ribuan dolar AS
    ** Dalam jutaan rupiah

Kenaikan Harga Saham yang Signifikan

Di sisi lain, saham-saham Grup Barito masih menjadi saham dengan kenaikan tinggi sepanjang tahun ini. Hingga hari ini, 10 Oktober 2025, saham BRPT menjadi saham milik Prajogo Pangestu dengan kenaikan tertinggi sejak awal tahun. Saham BRPT tercatat menguat 365,22% sejak awal tahun ke level Rp4.280 per saham.

Saham TPIA juga mencatat kenaikan 8% secara year to date (YTD) ke posisi Rp8.100. Sementara itu, CUAN melonjak 118,43% ke level Rp2.430 per saham.

Di sisi lain, saham BREN juga tercatat menguat 6,20% ke posisi Rp9.850 sejak awal tahun. Adapun saham PTRO melonjak 156,11% YTD ke Rp7.075. Sementara itu, saham GZCO juga mengalami kenaikan 91,15% YTD ke level Rp216 per saham.

Emiten Harga Saham Perubahan YTD
BRPT 4.280 365,22%
TPIA 8.100 8%
CUAN 2.430 118,43%
BREN 9.850 6,20%
PTRO 7.075 156,11%
GZCO 216 91,15%

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. aiotrade.app tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan