Kinerja Siloam Hospitals (SILO) Kuat Hingga Kuartal III-2025, Ini Faktor Pendukungnya

admin.aiotrade 07 Nov 2025 2 menit 29x dilihat
Kinerja Siloam Hospitals (SILO) Kuat Hingga Kuartal III-2025, Ini Faktor Pendukungnya

PT Siloam Hospitals International Tbk (SILO) melaporkan kinerja keuangan hingga kuartal III-2025 dengan pendapatan bersih sebesar Rp 7,29 triliun. Angka ini meningkat 3,3% dibandingkan pendapatan pada periode yang sama tahun lalu, yaitu sebesar Rp 7,06 triliun.

Peningkatan kinerja tercatat secara QoQ (quarter over quarter) pada kuartal III-2025 (Juli-September). Pendapatan SILO meningkat 7,8% menjadi Rp 2,56 triliun dari kuartal II-2025 yang senilai Rp 2,37 triliun. Sementara itu, EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) naik 19,4% menjadi Rp 768,13 miliar di kuartal III-2025.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Jimmy Rambing, Head of Public Affairs Siloam International Hospitals, menjelaskan bahwa pertumbuhan kinerja di kuartal ketiga didukung oleh peningkatan intensitas kasus dan pengelolaan biaya yang disiplin. Selain itu, Average Revenue per Occupied Beds (ARPOB) dan Average Revenue per Patient Days (ARPD) SILO juga terus menunjukkan peningkatan secara berurutan dari tahun 2024.

“Selain pencapaian jangka pendek tersebut, Perseroan tetap berkomitmen kuat untuk melanjutkan transformasi Next Gen Siloam (NGS), yang menyelaraskan rumah sakit dalam jaringan terdefinisi untuk mendorong keunggulan operasional berkelanjutan dan perluasan margin,” ujar Jimmy kepada aiotrade pekan lalu.

Dari sisi kinerja operasional, Siloam mencatat 234.724 inpatient admissions dengan pertumbuhan 8,2% QoQ dan 742.102 inpatient days dengan pertumbuhan 9% QoQ. Sementara itu, jumlah kunjungan pasien rawat jalan tetap stabil di atas 3,2 juta sepanjang sembilan bulan pertama 2025.

Meskipun ada tantangan di berbagai wilayah Indonesia dan dampak banjir di Kuta, Bali, hasil kuartalan tetap kuat. Siloam memiliki 4.326 tempat tidur operasional dengan tingkat okupansi sebesar 62,8%.

Di sisi lain, Siloam terus memperluas kapabilitas klinisnya selama kuartal III-2025. Setelah peluncuran program Stroke-Ready Hospitals, Siloam kini menghadirkan inisiatif Chest Pain-Ready Hospital yang telah diimplementasikan di 14 jaringan rumah sakit Silom.

“Perseroan juga menyelenggarakan dua medical summit, yakni Urology & Nephrology Summit pada 24 Agustus 2025 serta Neuroscience Summit pada 19–20 September 2025, untuk memperkuat kolaborasi dan berbagi pengetahuan antar profesional kesehatan,” jelasnya.

Sejalan dengan komitmen terhadap inovasi, SILO terus berinvestasi dalam teknologi medis canggih guna memperkuat kapabilitas klinisnya. Sepanjang kuartal ketiga ini, Perseroan menambah tiga instalasi baru untuk sistem operasi berbantuan robotik, antara lain:

  • ROSA Knee Robot di Siloam Hospitals Kebon Jeruk untuk operasi lutut.
  • Velys System di Siloam Hospitals Mampang untuk prosedur ortopedi generasi ketiga.
  • Brainlab Cirq Robotic Suite di Siloam Hospitals Lippo Village untuk bedah otak dan saraf.

Hingga akhir September lalu, laba bersih SILO tercatat mencapai Rp 797,12 miliar. Angka ini tumbuh 19,1% dibandingkan Rp 669,31 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan