
Kios Warga Terbakar di Pasangkayu, Kerugian Capai Rp 45 Juta
Pada Jumat (24/10/2025) sekitar pukul 11.50 Wita, sebuah kios milik warga terbakar di Dusun Anggrek Jaya, Desa Lelejae, Kecamatan Bulutaba, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat. Kejadian ini menimpa kios milik Baiq Hartini (55 tahun), yang sedang digunakan sebagai tempat usaha oleh keluarganya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Bhabinkamtibmas Polsek Baras, BRIGPOL M. Rasul, langsung tiba di lokasi kebakaran setelah menerima laporan. Ia menyampaikan bahwa insiden terjadi saat Baiq Hartini sedang memasak di dalam kios sementara anaknya, Inriani, sedang mengisi jeriken berisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di dekat area dapur.
Kondisi yang sangat berbahaya terjadi karena jarak antara api dan bensin hanya sekitar dua meter. Tumpahan bensin di lantai tersambar api dari kompor, sehingga kobaran api cepat membesar dan melahap seluruh kios.
Beruntung, Baiq Hartini dan anaknya berhasil melarikan diri melalui celah dinding papan tanpa mengalami luka bakar. Mereka tidak terluka meskipun situasi sangat mengerikan.
Warga sekitar langsung bereaksi cepat dengan mencoba memadamkan api menggunakan alat seadanya. Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 13.00 Wita, namun kios sudah hangus terbakar.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tetapi kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 45 juta. Kebakaran ini menimbulkan rasa khawatir di kalangan warga setempat, terutama karena lokasi kejadian berada di lingkungan permukiman padat penduduk.
Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata, melalui Kapolsek Baras IPTU Asep Saifurrohman, memberikan apresiasi atas respons cepat Bhabinkamtibmas dan partisipasi warga yang sigap membantu proses pemadaman.
IPTU Asep juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan aktivitas yang melibatkan bahan mudah terbakar. Ia menekankan pentingnya menjaga jarak aman antara api dan bahan bakar serta memastikan lingkungan dapur dan kios bebas dari risiko kebakaran.
“Kami mengimbau warga untuk selalu memperhatikan jarak aman antara api dan bahan bakar, serta memastikan lingkungan dapur dan kios bebas dari risiko kebakaran,” ujar IPTU Asep.
Dengan kejadian ini, pihak kepolisian terus mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan keselamatan agar peristiwa serupa tidak terulang.
Faktor Penyebab Kebakaran
Beberapa faktor utama yang menyebabkan kebakaran ini adalah:
Jarak yang terlalu dekat antara kompor dan bensin, sehingga tumpahan bensin mudah terbakar.
Kurangnya kesadaran masyarakat tentang penggunaan bahan bakar minyak secara aman.
Lingkungan yang tidak teratur*, seperti adanya tumpahan bensin di lantai yang tidak segera dibersihkan.
Langkah Pencegahan yang Disarankan
Untuk mencegah kejadian serupa, berikut langkah-langkah yang disarankan:
Selalu menjaga jarak aman antara sumber api dan bahan bakar.
Membuat ruang khusus untuk menyimpan BBM agar tidak berdekatan dengan area memasak.
Melakukan pemeriksaan rutin terhadap alat-alat yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya kebakaran dan cara mengatasinya.
Kesimpulan
Kebakaran yang terjadi di kios Baiq Hartini menjadi peringatan bagi masyarakat setempat tentang pentingnya kesadaran akan risiko kebakaran. Dengan tindakan cepat dari warga dan petugas, kejadian ini berhasil diatasi tanpa korban jiwa. Namun, kerugian materi yang besar menunjukkan betapa pentingnya pencegahan dan pengelolaan bahan berbahaya secara benar.
Dengan edukasi dan kesadaran yang lebih tinggi, masyarakat bisa mengurangi risiko kejadian serupa di masa depan.