Kirab Budaya Semarang: Gunungan Simbol Gotong Royong

admin.aiotrade 26 Okt 2025 3 menit 31x dilihat
Kirab Budaya Semarang: Gunungan Simbol Gotong Royong

Perayaan Budaya di Semarang Memperingati Hari Sumpah Pemuda 2025

Di tengah semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya, Kota Semarang kembali menjadi pusat perhatian dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda 2025. Berbagai acara budaya digelar untuk menunjukkan pentingnya melestarikan warisan leluhur dan memperkuat rasa nasionalisme.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Karnaval dan kirab budaya pawai gunungan hasil bumi menjadi acara utama yang dibuka oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, di Taman Tirto Asri, Kecamatan Mijen, pada Minggu (26/10). Acara ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sebagai bentuk penghargaan terhadap keberagaman budaya dan kekayaan alam yang dimiliki masyarakat setempat.

Semangat Gotong Royong dan Kebersamaan

Agustina mengungkapkan bahwa acara ini sangat luar biasa karena mampu menciptakan suasana kebersamaan dan gotong royong yang kuat di antara warga. Ia menyebutkan bahwa kirab gunungan bukan sekadar pawai biasa, melainkan simbol rasa syukur kepada Tuhan dan leluhur atas tanah yang subur. Gunungan yang terdiri dari berbagai jenis sayuran, buah-buahan, dan hasil bumi lainnya menjadi bukti bahwa pangan adalah fondasi dari segala cita-cita dan pembangunan.

"Gunungannya isinya macam-macam, ada lombok, kacang panjang, terong, tomat, dan masih banyak lainnya. Melalui pawai gunungan ini saya bisa melihat kemandirian Kota Semarang atas pangannya," ujar Agustina.

Partisipasi Masyarakat yang Luas

Dalam acara tersebut, Agustina memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat Kecamatan Mijen yang berhasil menghadirkan empat belas gunungan unik. Selain itu, ia juga mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam penyelenggaraan acara, baik sebagai panitia, peserta, maupun penonton.

"Inilah uniknya (Kecamatan) Mijen. Acara kirabnya tidak cuma ditunggu, tetapi mereka juga mempersiapkan semuanya bareng-bareng, dan datang ke sini untuk memeriahkan. Gotong royong masyarakat, tidak pakai APBD sama sekali, sehingga menjadi momentum kebersamaan yang hangat," tambahnya.

Warisan Budaya untuk Generasi Muda

Perarakan ini juga menjadi ruang interaksi lintas generasi, di mana kearifan lokal diwariskan kepada generasi muda. Agustina berharap, momentum Hari Sumpah Pemuda ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi tuntunan bagi generasi muda untuk lebih mencintai budayanya, memahami akar tradisinya, serta menanamkan kembali spirit kebangsaan.

Selain itu, Wali Kota menambahkan bahwa kirab budaya mampu menjadi daya tarik wisata yang memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat. "Rencana awalnya, kan, Agustus, tetapi diundur karena dinamika politik saat itu. Ternyata penyelenggaraannya malah lebih bagus. Penontonnya banyak, UMKM-nya hidup, ekonomi berputar," ujarnya.

Rangkaian Gelar Budaya di Kecamatan Mijen

Karnaval dan kirab budaya pawai gunungan ini menjadi puncak rangkaian gelar budaya yang diselenggarakan di Kecamatan Mijen. Sebelumnya, pada Sabtu (25/10), dilaksanakan acara kesenian Kuda Lumping Turonggo Cipto Budoyo dan Wayang on the Street. Malam nanti, acara ditutup dengan pagelaran wayang kulit sebagai bentuk konkret Kota Semarang yang terus melaju modern, tetapi tetap berakar pada budaya.

Agustina mengucapkan terima kasih kepada Kecamatan Mijen beserta seluruh masyarakat yang telah mengemas peringatan Sumpah Pemuda ini dengan begitu semarak, penuh kreativitas, dan berjiwa lokal. "Hari ini sudah hebat, semoga tahun depan tambah hebat lagi," tutupnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan