Kisah Kakak Korban Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Adik Jalani Operasi Serius

admin.aiotrade 08 Nov 2025 2 menit 12x dilihat
Kisah Kakak Korban Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Adik Jalani Operasi Serius
Kisah Kakak Korban Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Adik Jalani Operasi Serius

Korban Ledakan di Sekolah Mengalami Luka Serius

Muhammad Nur Karim, kakak dari Zainal Arifin (16 tahun), datang ke SMAN 72 Jakarta di Kelapa Gading pada hari Sabtu (8/11/2025) pukul 09.45 WIB. Tujuannya adalah untuk mengambil barang-barang adiknya yang masih berada di dalam sekolah seperti tas, laptop, dan ponsel.

Karim menceritakan bahwa keluarganya mendapatkan kabar dari pihak sekolah saat adiknya menjadi korban ledakan sekitar Jumat (7/11/2025) pukul 12.30 WIB. Setelah menerima kabar tersebut, keluarga langsung menuju Rumah Sakit Islam (RSI) Jakarta di Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Lukanya di wajah, dada, tangan, ada serpihan seperti paku, seng, dan batu-batu kecil," ujar Karim. Menurut informasi dari dokter, kondisi adiknya sempat kritis dan telah menjalani operasi di rumah sakit. Meski kesehatannya mulai membaik setelah operasi, Zainal masih belum sadarkan diri dan terus mendapat penanganan intensif.

Selain Zainal, temannya bernama Kafka juga menjadi korban ledakan di SMAN 71 Jakarta. Kondisi Kafka tidak jauh berbeda dengan Zainal. Karim menjelaskan bahwa saat kejadian, adiknya sedang berbicara dengan Kafka di barisan ketiga paling belakang musala karena hendak melaksanakan salat Jumat.

Korban ledakan ini menimbulkan rasa khawatir dan kesedihan bagi keluarga. Karim meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ledakan yang menelan puluhan korban luka hingga 54 orang. Ia juga meminta agar tidak ada lagi aksi bullying di lingkungan sekolah.

Penanganan Medis Korban Ledakan

Ledakan terjadi saat para siswa SMAN 72 Kelapa Gading sedang melaksanakan salat Jumat pada hari Jumat (7/11/2025) siang. Sejumlah korban dibawa ke Rumah Sakit Yarsi dan RS Islam Jakarta, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan bahwa pihak kepolisian telah mendirikan posko pelayanan di kedua rumah sakit tersebut. Posko ini bertujuan untuk memastikan para korban mendapatkan penanganan medis yang terbaik dan berjalan lancar.

Posko juga melakukan pendataan dan pemantauan kondisi korban. Selain itu, posko juga menyiapkan layanan trauma healing bagi korban dan keluarga korban.

Langkah-Langkah yang Diambil oleh Pihak Sekolah dan Rumah Sakit

Beberapa langkah penting telah diambil oleh pihak sekolah dan rumah sakit untuk memastikan kebutuhan korban terpenuhi. Berikut beberapa hal yang dilakukan:

  • Pihak rumah sakit memberikan perawatan medis intensif kepada para korban
  • Pihak sekolah membantu mengumpulkan barang-barang korban yang masih berada di sekolah
  • Pihak kepolisian melakukan penyelidikan terhadap kejadian ledakan tersebut
  • Pihak rumah sakit juga menyediakan layanan psikologis bagi korban dan keluarga mereka

Dengan upaya yang dilakukan oleh berbagai pihak, diharapkan para korban dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa. Selain itu, diharapkan kejadian seperti ini tidak terulang kembali di masa depan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan