
Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Banyak Korban Terluka
Ledakan yang terjadi di SMAN 72 Jakarta pada Jumat (7/11/2025) lalu menyebabkan banyak korban luka. Kejadian tersebut terjadi saat ibadah salat Jumat sedang berlangsung di masjid sekitar sekolah. Sejumlah korban masih dirawat di rumah sakit terdekat.
Muhammad Nur Karim, saudara dari ZA, salah satu korban ledakan, mengungkapkan kondisi adiknya yang masih dalam keadaan kritis. ZA adalah siswa kelas 11 SMAN 72 Jakarta dan saat ini sedang dirawat di RS Islam Cempaka Putih. Menurut Karim, ZA sempat mengalami koma setelah menjadi korban ledakan tersebut.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
"Jadi dikabarkan oleh dokter itu masih nggak sadarkan diri, kondisinya masih ngedrop parah, gitu," ujar Karim di depan SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (8/11/2025).
Karim mengaku menunggu kondisi ZA sejak pukul 11.00 WIB malam hingga 03.00 WIB. Pada pukul 09.00 WIB pagi, dokter memberikan kabar bahwa kondisi ZA mulai stabil. Karim menjelaskan bahwa adiknya langsung menjalani operasi pasca ledakan. Ia juga mengungkapkan bahwa tubuh ZA dipenuhi serpihan paku dan seng.
"Soalnya banyak serpihan di badannya, gitu. Ada kayak paku, serpihan, gitu. Kayak kaca, seng, kayak gitu," katanya.
Saat ledakan terjadi, ZA berada di shaf ketiga paling belakang. Informasi ini diperoleh Karim setelah menanyakan kepada adiknya yang sudah siuman. ZA, kata Karim, sedang mengobrol dengan temannya K saat ledakan terjadi. K juga mengalami luka parah seperti ZA.
"Iya, kebetulan adik saya itu di samping korban yang namanya siapa itu, kurang lebih kelas 12 juga, gitu. Jadi sampingnya kelas 12 yang ini, sampingnya adik saya, terus yang temannya ini," katanya.
Kronologi Ledakan
Ledakan terjadi di Masjid SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jumat (7/11/2025) siang. Saat kegiatan salat Jumat tengah berlangsung, suara ledakan terdengar tepat ketika khatib sedang menyampaikan ceramah. Ledakan berasal dari bagian dalam masjid yang berada di area sekolah.
Menurut keterangan Farel, siswa kelas XI SMAN 72 Jakarta, ada beberapa saksi yang menyebut ada orang tak dikenal yang mencurigakan masuk ke dalam masjid sebelum ledakan terjadi. Beberapa siswa juga mengatakan bahwa terduga pelaku adalah seorang siswa di sekolah itu yang dikenal pendiam dan kerap menjadi korban perundungan (dibully) oleh teman-temannya.
Jumlah Korban
Sebanyak 54 orang menjadi korban ledakan di SMAN 72 Jakarta. Dari jumlah tersebut, 21 orang telah diperbolehkan pulang setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Cempaka Putih dan RS Yarsi, Jakarta Pusat. Sementara itu, 33 korban lainnya masih menjalani perawatan medis di dua rumah sakit tersebut.
"Dari 54 siswa, tinggal 33. 21 sudah pulang dalam kondisi Alhamdulillah sudah baik," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Jumat malam.
Tim gabungan dari Puslabfor, Densus 88, Tim Penjinak Bom (Jibom), dan Gegana Polri masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) hingga malam tadi. Setelah olah TKP rampung dilakukan, Polda Metro Jaya akan menggelar konferensi pers pada Sabtu (8/11/2025) hari ini.