Kecelakaan Maut di Rumah Makan Kopi Ingkar Janji, Bocah Usia 6 Tahun Tewas Tertimpa Kentongan
Kondisi duka menyelimuti warga di Padukuhan Pandeyan, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, Bantul, setelah kepergian AISK (6), seorang bocah perempuan kelas I SD yang meninggal dunia setelah tertimpa kentongan di Rumah Makan Kopi Ingkar Janji, Girimulyo, Kulon Progo, pada Minggu (19/10/2025). Kejadian tersebut menimbulkan rasa prihatin dan kehilangan yang mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar.
Pantauan di rumah duka, Senin (20/10/2025) siang, tampak para pelayat silih berganti datang dan pergi. Dua karangan bunga terpajang di depan rumah, menjadi simbol dukacita dari berbagai pihak. Raut wajah orang tua korban terlihat murung, dengan mata sembab dan tidak banyak bicara. Seorang ibu dari pihak keluarga hanya mengucapkan singkat, “Mohon maaf, keluarga masih berduka dan belum bisa memberikan keterangan.”
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Penyebab Kecelakaan
Menurut informasi yang didapat, jenazah AISK tiba di rumah duka pada malam hari dan dimakamkan pada pagi hari Senin di pemakaman dusun setempat, yang berjarak sekitar satu kilometer dari rumah. Ketua RT 5, Rony Nuryanto, menjelaskan bahwa almarhum sudah dimandikan di rumah duka sebelum dimakamkan pada pukul 10.00 WIB.
AISK diketahui sebagai anak tunggal dari pasangan Zailani dan istrinya. Bahkan, ia disebut-sebut sebagai satu-satunya cucu perempuan dalam keluarga besar. Rony mengaku mendapatkan kabar duka dari tetangga. Menurutnya, keluarga korban sedang jalan-jalan dan makan di Kulon Progo sebelum berkunjung ke Kopi Ingkar Janji.

Menurut informasi yang beredar, AISK bermain dengan kentongan yang berdiri tegak di halaman joglo rumah makan. Katanya, kentongan itu diayun-ayun lalu jatuh dan menimpa korban. Namun, Rony mengaku tidak tahu pasti kronologinya karena sedang sibuk mengurus pemakaman.
Tanggapan Pihak Rumah Makan
Pihak rumah makan disebut telah menemui keluarga korban pada Minggu malam. Namun, komunikasi lanjutan baru akan dilakukan usai tujuh hari pengajian. Keluarga masih fokus pada doa tujuh harian. Sementara itu, Rony mengatakan bahwa kronologi lengkap belum dapat diketahui.
Kronologi Versi Polisi
Kasihumas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, menjelaskan bahwa kejadian terjadi sekitar pukul 15.38 WIB. Korban bersama orang tuanya berkunjung ke Kopi Ingkar Janji. Sebelum kejadian, AIS bermain di arena anak, lalu makan bersama orang tuanya di joglo utama. Setelah makan, AIS kembali bermain di sekitar joglo, tepatnya dengan kentongan setinggi dua meter dan diameter satu meter.
Sarjoko menjelaskan, korban mengayunkan kentongan itu. Tiba-tiba, kentongan itu roboh dan menimpa korban. Pegawai rumah makan, orang tua, dan pengunjung langsung menolong. AIS dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Nanggulan, namun nyawanya tidak tertolong.
Polsek Girimulyo telah melakukan penyelidikan. Aktivitas Kopi Ingkar Janji ditutup sementara. Sarjoko mengimbau orang tua agar selalu mengawasi anak saat bermain.
Upaya Pencarian Informasi
Tribun Jogja sempat mencoba menghubungi pengelola Kopi Ingkar Janji, namun hingga saat ini belum ada pihak yang bisa dimintai keterangan. Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui lebih jelas tentang kejadian tersebut.