Kisah Rizky Aflaha, Doktor Termuda UGM yang Lulus S3 di Usia 25 Tahun

admin.aiotrade 26 Okt 2025 3 menit 27x dilihat
Kisah Rizky Aflaha, Doktor Termuda UGM yang Lulus S3 di Usia 25 Tahun
Kisah Rizky Aflaha, Doktor Termuda UGM yang Lulus S3 di Usia 25 Tahun

Kisah Inspiratif Doktor Termuda dari UGM yang Viral di Media Sosial

Seorang wisudawan Universitas Gadjah Mada (UGM) kini menjadi sorotan warganet setelah berhasil meraih gelar doktor di usia sangat muda. Rizky Aflaha, lulusan Program Doktor Fisika di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM, berhasil menyelesaikan studi S3 dalam waktu hanya 25 tahun 10 bulan 1 hari. Hal ini membuatnya menjadi salah satu doktor termuda di Indonesia.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Usia Muda dengan Prestasi Mengagumkan

Pada umumnya, rata-rata usia lulusan program doktor adalah sekitar 41 tahun 6 bulan 15 hari. Namun, Rizky Aflaha berhasil mengalahkan angka tersebut dengan kelulusannya di usia yang jauh lebih muda. Selain itu, ia juga meraih predikat cumlaude dengan Indeks Prestasi Kumulatif sempurna yaitu IPK 4.00.

Rizky adalah salah satu dari 193 lulusan S3 yang diwisuda bersama 2.028 lulusan Program Magister UGM pada Selasa (21/10/2025), di Grha Sabha Pramana, gedung auditorium UGM, Yogyakarta. Ia dipanggil oleh Rektor ke panggung dan dinobatkan sebagai salah satu wisudawan berprestasi.

Rahasia Kesuksesan: Program Akselerasi dan Manajemen Waktu

Menurut Rizky, kunci utamanya dalam meraih gelar doktor di usia muda adalah pemanfaatan beasiswa jalur cepat PMDSU setelah menyelesaikan studi sarjananya dalam 7 semester. “Program magister hanya satu tahun dan doktor tiga tahun. Maka dari itu, saya dapat gelar lebih muda dibanding yang lain,” ujarnya.

Meski begitu, ia mengakui bahwa pencapaian ini bukan hanya hasil dari program akselerasi formal, melainkan strategi dan pemanfaatan peluang beasiswa secara optimal. Ia juga menjelaskan bahwa kesuksesannya tidak lepas dari kerja keras dan pengelolaan waktu yang baik.

Tantangan Sebagai Peneliti Muda

Rizky mengaku sempat menghadapi tantangan sebagai peneliti muda. Awalnya, ia merasa dipandang sebelah mata karena usianya yang jauh lebih muda dibanding rekan-rekannya. Namun, ia menjawab keraguan tersebut dengan produktivitas akademik yang luar biasa. Sampai saat ini, ia telah melahirkan 40 publikasi internasional, padahal syarat lulus hanya 2 publikasi.

Dukungan dari Pembimbing dan Keluarga

Di balik kesuksesannya, Rizky memberikan penghargaan tertinggi kepada promotor dan pembimbingnya, yakni Prof. Kuwat Triyana, Prof. Roto, dan Dr. Aditya Rianjanu. Ia merasa sangat terbantu oleh bimbingan ketiga orang tersebut, mulai dari membuat roadmap riset hingga penyajian gambar yang bagus di jurnal.

Hidup Seimbang dan Aktif di Berbagai Kegiatan

Jauh dari stereotip “kutu buku”, Rizky menjalani kehidupan kuliah seperti mahasiswa pada umumnya. Ia aktif dalam kegiatan organisasi dan memiliki hobi seperti bulu tangkis, naik gunung, serta aktivitas lainnya. Menurutnya, manajemen waktu yang baik adalah kunci untuk tetap produktif tanpa terlalu banyak menghabiskan waktu di media sosial atau bermain game online.

Pesan Penting untuk Mahasiswa Muda

Rizky juga menyampaikan pesan penting tentang sikap optimis dan percaya diri dalam menjalani tugas akademik dan riset. “Kita hanya perlu percaya diri. Melalui percaya diri, kita akan banyak mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kapasitas lebih jauh. Sebaliknya, seberbakat apapun kita, kalau tidak percaya diri, maka tidak akan kemana-kemana,” ujarnya.

Respons Warganet Terhadap Kehadiran Rizky

Video saat Rizky Aflaha diwisuda viral di media sosial, khususnya di akun Instagram jogjastudent. Banyak warganet memberikan komentar positif, seperti:

  • “Matematika & mipa,” tulis warganet menyoroti jurusan dan fakultas wisudawan berprestasi tersebut.
  • “IPK sempurna skaliiii, luar biasaaaa.”
  • “Semoga ilmunya bermanfaat dan sukses.”
  • “Yg begini bisa gantiin jadi wapres gag?”
  • “Sangat cocok diAngkat beliau gantikan Gibran.”
  • “Semoga berkah ilmunya aamiin.”
  • “S3 sudah...lanjut ke dunia nyata...selamat datang di dunia kerja yg sesungguhnya..”

Kesimpulan

Kisah Rizky Aflaha menjadi inspirasi bagi banyak mahasiswa muda di Indonesia. Dengan prestasi yang luar biasa dan cara hidup yang seimbang, ia membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan. Semoga prestasi yang dicapainya dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berkembang dan berkontribusi positif bagi bangsa.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan