
Saksi Mata Mengungkap Detik-Detik Ledakan di Sekolah
Sela, seorang siswi kelas XI, menjadi salah satu saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut. Ia mengungkapkan bahwa ledakan terjadi begitu cepat dan mengejutkan. "Tadi saya lihat ada tiga jenis bom dan hanya dua yang meledak," ujarnya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Sela yang berada di selasar masjid berhasil selamat dari ledakan, meskipun pakaiannya kotor akibat membantu teman-temannya yang terluka. Dugaan sementara mengarah pada seorang siswa yang merasa menjadi korban perundungan. Menurutnya, tidak ada gelagat aneh dari siswa tersebut sebelum kejadian. Bahkan, pagi itu, para siswa masih mengikuti program lingkungan Adiwiyata seperti biasa.
"Saya menduga siswa ini ingin balas dendam dan bunuh diri," ungkap Sela.
Kesaksian dari Guru yang Berada di Dalam Masjid
Sementara itu, Toto, seorang guru yang berada di dalam masjid saat kejadian, memberikan kesaksian serupa. "Saya sedang berada di belakang imam ketika ledakan terjadi. Semua bubar dan sejumlah siswa terluka," katanya dengan nada prihatin.
Pihak sekolah dan petugas keamanan dengan sigap mengevakuasi para siswa dan melaporkan kejadian ini kepada kepolisian serta tim penjinak bom (Jibom). Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap jenis bahan peledak yang digunakan dan motif di balik peristiwa tragis ini.
Kepedulian Gubernur DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono telah mendatangi RSI Cempaka Putih didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, dan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana. Setibanya di rumah sakit, Gubernur Pramono langsung menuju IGD dan berinteraksi dengan beberapa korban luka yang sedang mendapatkan perawatan.
"Ya, beberapa korban saya ajak ngobrol, tapi yang saya ajak memang dalam keadaan sadar. Memang ada satu yang mau dioperasi, tapi detailnya biar kepolisian yang menyampaikan," ujar Pramono kepada wartawan.
Setelah melihat kondisi para korban, Gubernur Pramono bersama Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, memberikan informasi terbaru mengenai jumlah korban luka yang dirawat di RSI Cempaka Putih dan RS Yarsi. Ia memastikan bahwa seluruh biaya pengobatan korban akan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hingga mereka pulih sepenuhnya.
"Ada 55 dari Pak Kapolda. Pokoknya semua korban dari rumah sakit mana saja akan ditanggung Pemerintah DKI hingga selesai," tegas Pramono.
Daftar Korban yang Dirawat di Rumah Sakit
Berdasarkan data dari BPBD DKI Jakarta, terdapat sejumlah korban yang dirawat di RS Islam Cempaka Putih, dengan enam diantaranya mengalami luka berat. Berikut adalah daftar korban yang berhasil diidentifikasi:
- Nur Azam Adinata (kelas 10)
- Rifki (kelas 10)
- Januar (kelas 11)
- Zaki Soleh (kelas 11)
- Ridotulah (kelas 11)
- Hadafi (kelas 11)
- Ahmat Farhan (kelas 11)
- Habil (kelas 11)
- Alfian Nuryasin (kelas 11)
- Aufah (kelas 10)
- Aldilah (kelas 11)
- Fahni (kelas 11)
- M Ali Homini (kelas 11)
- Zenal (luka berat)
- Fadel (luka berat)
- Agus Surgih Harto (luka berat)
- Lukman (luka berat)
- Radinka (kelas 10, luka berat)
- Ndang (kelas 11, luka berat)
- Restu
- Kafkazen
- Ayup
- Fikri
- Maheswara
- Prana prata putra (11e)
- Satria naraya (11b)
- Ali furqon (11b)
- M kevin (11c)
- Devanda (11f)
- M ramji (12H)
- M khoirul ridwan (12h)
- Aldi putra (10a)
- Devan (10d)
- Irwansyah (10G)
- Abdul hakim (10a)
- Arkha dinata (11g)
- Zakhinail (12H)
- Ferdi febrian (12H)
- M fairuz nadir (11b)
Dampak Terhadap Dunia Pendidikan dan Keamanan
Peristiwa ini menjadi pukulan telak bagi dunia pendidikan dan keamanan di Jakarta. Pihak berwenang terus berupaya mengungkap motif dan jaringan di balik aksi teror ini, serta memberikan dukungan penuh kepada para korban dan keluarga mereka.