Klasemen Super League 2025-2026 Mengalami Perubahan Setelah Empat Laga Berlangsung

Di Denpasar, klasemen Super League 2025-2026 mengalami perubahan signifikan setelah empat pertandingan berlangsung di empat stadion yang berbeda. Pertandingan ini melibatkan beberapa klub besar seperti Borneo FC, Madura United, Persija Jakarta, dan Persebaya Surabaya.
Persebaya Gagal Mencuri Poin di Jakarta
Persebaya Surabaya gagal mencuri poin saat bertandang ke Jakarta untuk menghadapi Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno. Tanpa kehadiran pemain inti seperti Ernando Ari, Bruno Moreira, dan Gustavo Fernandes, Persebaya kalah telak dengan skor 03.
Eksel Runtukahu, penyerang muda Persija, menjadi aktor utama kemenangan timnya dengan mencetak dua gol pada menit ke-54 dan 76. Sementara itu, Allano Lima mencetak satu gol dari titik putih pada menit ke-16. Hasil ini tidak mengubah posisi Persija Jakarta di klasemen Super League 2025-2026.
Persija Jakarta tetap berada di peringkat ketiga dengan 55 poin, hasil dari 17 kali menang, empat kali seri, dan enam kali kalah. Sementara Persebaya tertahan di peringkat keenam dengan 42 poin, hasil dari 11 kali menang, sembilan kali seri, dan tujuh kali kalah.
Persijap Mengalahkan Bhayangkara FC
Di Stadion Bumi Gelora Bumi Kartini, Jepara, Persijap secara mengejutkan mengalahkan Bhayangkara FC dengan skor 21. Gol cepat dicetak oleh Borja Herrera pada menit ke-1 dan Sudi Abdailah pada menit ke-45. Bhayangkara FC hanya mampu membalas satu gol melalui Moussa Sidibe pada menit ke-90.
Pertandingan ini juga berjalan sengit karena The Guardian harus bermain dengan 10 pemain setelah Dendy Sulistyawan mendapat kartu merah pada menit ke-75. Kemenangan ini membawa Persijap naik ke peringkat ke-14 dengan 25 poin, hasil dari enam kali menang, tujuh kali seri, dan 14 kali kalah. Sementara Bhayangkara FC tetap di peringkat kelima dengan 44 poin.
Borneo FC Menang Telak atas PSBS Biak
PSBS Biak benar-benar tak berdaya saat menghadapi Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda. Dalam laga yang berlangsung hampir 100 menit, Borneo FC sukses mengalahkan PSBS Biak dengan skor telak 51.
Mariano Peralta membuka keunggulan Borneo FC pada menit ke-29, disusul gol kembali dari Mariano Peralta pada menit ke-39 dan Juan Vila pada menit ke-66. Marcos Astina mencetak gol ketiga pada menit ke-69. PSBS Biak sempat menyamakan kedudukan melalui Mohcine Hassan pada menit ke-32.
Kemenangan ini menjadikan Borneo FC sebagai ancaman serius bagi Persib Bandung dalam persaingan gelar juara Super League 2025-2026. Borneo FC kini berada di peringkat kedua dengan 60 poin, hanya terpaut satu angka dari Persib Bandung. Sementara PSBS Biak kian terdampar di papan bawah klasemen dengan 18 poin.
Madura United Kembali Ke Jalur Kemenangan
Di Stadion Gelora Bangkalan, Madura United kembali ke jalur kemenangan setelah mengalahkan Persik Kediri dengan skor 21. Fransiskus Alesando mencetak gol pada menit ke-34 dan Riquelme Sousa pada menit ke-73. Sementara itu, Rendy Sanjaya mencetak gol tunggal Persik Kediri pada menit ke-62.
Kemenangan ini sangat penting bagi Madura United karena membawa mereka keluar dari zona degradasi. Sekarang, Madura United berada di peringkat ke-15 dengan 23 poin, sementara Persik Kediri tertahan di peringkat ke-12 dengan 30 poin.