Kolaborasi Pemkab dan NU Banyuwangi, Kick Off HSN 2025 Dibuka Program Pesantren Aman

admin.aiotrade 21 Okt 2025 3 menit 14x dilihat
Kolaborasi Pemkab dan NU Banyuwangi, Kick Off HSN 2025 Dibuka Program Pesantren Aman
Kolaborasi Pemkab dan NU Banyuwangi, Kick Off HSN 2025 Dibuka Program Pesantren Aman

Pencanangan Pesantren Aman di Banyuwangi

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersama dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi menggelar acara kick-off Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Senin (20/10/2025). Acara ini tidak hanya menjadi momen penting dalam merayakan peran pesantren, tetapi juga menandai pencanangan program Pesantren Aman yang bekerja sama dengan Kementerian PUPR.

Karakteristik Pesantren dan Adaptasi Positif

Wakil Ketua Umum PBNU atau Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH. Zulfa Mustofa menyampaikan bahwa pesantren memiliki karakteristik khas yang perlu dipertahankan, seperti senantiasa mengedepankan akhlakul karimah. Namun, pesantren juga harus mampu beradaptasi dengan hal-hal positif, seperti ilmu arsitektur untuk memastikan pembangunan gedung pesantren aman.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Pesantren harus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk terus mengembangkan diri. Namun, bukan berarti tunduk pada hal baru yang kemudian mengubah karakter luhur pesantren,” ujarnya.

Peran Pesantren dalam Pembangunan Daerah

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi peran pesantren yang telah banyak berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya dalam menyediakan pendidikan berkualitas bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus hadir dalam mengembangkan pesantren meskipun terjadi penurunan ruang fiskal.

“Kami banyak berhutang budi dengan pesantren. Pesantren telah banyak berkontribusi, khususnya dalam mendidik masyarakat, menjaga akhlak dan budi pekerti masyarakat,” kata Ipuk.

Ia juga menjelaskan bahwa pemerintah akan terus memberikan sentuhan pada pesantren dengan mengedepankan asas proporsionalitas dan skala prioritas. Meski tidak semua pesantren bisa diberikan hibah pembangunan, akan ada program pembinaan dan pengembangan yang bisa diakses oleh semua pesantren.

Simposium dan Sosialisasi Standar Bangunan Pesantren

Ketua PCNU Banyuwangi menegaskan bahwa HSN 2025 akan diisi dengan berbagai kegiatan hingga puncaknya pada 22 Oktober mendatang. Salah satu kegiatan utamanya adalah pencanangan Pesantren Aman dengan mengedepankan konstruksi bangunan yang sesuai dengan standar.

“Kami mengajak para pengasuh pesantren untuk mendengar paparan dari Kementerian Pekerjaan Umum guna mengetahui standard yang benar dan aturan yang semestinya dalam mendirikan pesantren,” ujarnya.

Dalam simposium tersebut, hadir Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Jawa Timur, Dinas PU Cipta Karya Banyuwangi dan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi. Simposium ini tidak hanya bertujuan untuk sosialisasi aturan, tetapi juga membuka ruang konsultatif dan pendampingan pembangunan pesantren.

“Saya kira ini forum yang penting untuk menyatukan pemahaman. Sehingga nantinya bisa dihasilkan sesuatu yang terbaik, baik bagi pesantren maupun bagi pemerintah yang berupaya hadir mendampingi pesantren,” tegas Pengasuh PP. Adz-Dzikra, Tukangkayu, Banyuwangi KH. Ir. Achmad Wahyudi.

Hadirnya Para Pengasuh Pesantren

Dalam kesempatan tersebut, hadir sejumlah pengasuh pesantren dari berbagai daerah di Banyuwangi. Beberapa pesantren yang hadir antara lain PP. Darussalam, Kalibaru; PP. Darul Magfur, Srono; PP. Al-Kalam, Blimbingsari; PP. Mambaul Ulum, Muncar; PP. Darul Ridwan, Songgon dan sejumlah pesantren lainnya.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan