Kolam Renang JC Oevang Oeray Tewaskan Pelajar SMA 18 Tahun

admin.aiotrade 17 Des 2025 2 menit 14x dilihat
Kolam Renang JC Oevang Oeray Tewaskan Pelajar SMA 18 Tahun
Kolam Renang JC Oevang Oeray Tewaskan Pelajar SMA 18 Tahun

Kecelakaan Maut di Kolam Renang JC Oevang Oeray

Seorang pelajar SMA berusia 18 tahun, Manuel Fedri, meninggal dunia setelah tenggelam di Kolam Renang JC Oevang Oeray, Pontianak Selatan. Kejadian ini terjadi saat korban sedang mengikuti kegiatan rekreasi bersama Pemuda Gereja Kristus Yesus.

Korban ditemukan dalam kondisi kesulitan berenang di kolam dengan kedalaman 1,8 meter. Ia sempat meminta pertolongan dan melambaikan tangan sebelum akhirnya tenggelam. Upaya penyelamatan dilakukan, namun nyawa korban tidak tertolong.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Peristiwa yang Menimpa Manuel Fedri

Kolam Renang JC Oevang Oeray, yang berada di Jalan Letkol Sugiono, Kecamatan Pontianak Selatan, menjadi tempat kejadian maut bagi Manuel Fedri. Korban diketahui merupakan siswa kelas XII SMA yang tergabung dalam rombongan Pemuda Gereja Kristus Yesus. Rombongan tersebut terdiri dari sekitar 30 orang, termasuk 26 pemuda dan empat rohaniawan sebagai pendamping.

Menurut Kasi Humas Polresta Pontianak, AKP Wagitri, rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 14.50 WIB menggunakan kendaraan pribadi. Tak lama setelah tiba, korban bersama beberapa temannya masuk ke kolam besar dengan kedalaman sekitar 1,8 meter.

Berdasarkan keterangan saksi dan rekaman CCTV, korban terlihat mengalami kesulitan berenang dan mencoba meminta bantuan sebelum akhirnya tenggelam. Dari hasil olah TKP, korban tercatat berada di dalam air sejak pukul 15.05 WIB.

Tiga menit kemudian, korban tampak melemah dan muncul ke permukaan sambil melambaikan tangan sebelum kembali tenggelam. Pada pukul 15.12 WIB, korban terlihat berada di dasar kolam.

Upaya Penyelamatan dan Tindakan Medis

Upaya penyelamatan dilakukan oleh Muhammad Taufik Hidayat Yuliandra (26), pelatih renang yang berada di lokasi. Korban berhasil diangkat dari dasar kolam sekitar pukul 15.18 WIB dan langsung diberikan pertolongan pertama. Namun, korban tidak menunjukkan respons apa pun.

Korban kemudian dilarikan ke RS Anton Soedjarwo, tetapi dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan. Hasil visum menunjukkan tanda-tanda khas kematian akibat tenggelam. Tidak ditemukan adanya unsur kekerasan pada tubuh korban.

Penyelesaian Kasus dan Tindakan Keluarga

Pihak keluarga telah menandatangani Berita Acara Penolakan Autopsi serta Berita Acara Penyerahan Jenazah. Mereka menerima peristiwa ini sebagai musibah. Jenazah korban selanjutnya dibawa pulang ke rumah duka oleh pihak keluarga.

Sejarah Kolam Renang JC Oevang Oeray

Kolam Renang JC Oevang Oeray dibangun pada tahun 1992. Nama kolam ini diambil dari J.C. Oevang Oeray, mantan Gubernur Dayak pertama Kalimantan Barat yang memiliki peran penting dalam pembangunan daerah dan masyarakat.



Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan