Kondisi Keluarga Bocah yang Dikurung, Diungkap Wagub Jihan

admin.aiotrade 20 Okt 2025 3 menit 15x dilihat
Kondisi Keluarga Bocah yang Dikurung, Diungkap Wagub Jihan

Kondisi Keluarga Bocah yang Viral karena Di-Rantai

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, telah mengunjungi keluarga bocah perempuan yang viral karena di-rantai di rumahnya. Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Jihan membagikan kisah lengkap tentang kondisi keluarga tersebut. Ia tampak memeluk ibu dari anak berinisial S (6 tahun) dalam foto yang diunggah.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Ibu E (Ibu dari ananda S). Level masalah yang dia alami kompleks sekali. Saya cerita menurut yang saya dengar dari awal yaa,” tulis Jihan dalam unggahannya.

Jihan menjelaskan bahwa Ibu E menikah pertama kali di usia 14 tahun dan dikaruniai anak S. Tak lama setelah itu, suaminya meninggal dunia. Kemudian, Ibu E menikah lagi dengan suami kedua. Keduanya tidak menempuh pendidikan formal hingga lulus SD.

Dari pernikahan kedua, mereka memiliki seorang anak lagi, T (2), yang mengalami penyakit jantung bawaan dan labiopalatoschiziz (bibir sumbing dan celah langit-langit). Kondisi ini membuat T mengalami stunting dengan berat badan hanya 5,3 kilogram.

Keluarga ini tinggal di kawasan Register dan hanya menumpang, sehingga kesulitan mengakses bantuan pemerintah. Situasi ekonomi mereka juga terbatas. Suami ibu E bekerja sebagai buruh tani harian.

“Saat kejadian, Ibu E dan suaminya berinisiatif merantai anak S agar S tidak main ke sungai atau jalan raya sembarangan, karena mereka punya pengalaman ananda S pernah main ke sungai. Mereka khawatir hanyut. (Walau tetap saja merantai anak tidak dibenarkan),” tulis Jihan.

Tindakan itu dilakukan karena Ibu E harus membawa anak keduanya, T, kontrol ke rumah sakit di Lampung Tengah menggunakan sepeda motor.

“Kami fokus pendampingan terhadap anak-anak, insyaAllah besok ananda S dan T akan dijemput untuk dilakukan pemeriksaan menyeluruh mengenai kondisi kesehatannya, termasuk asesmen persiapan operasi dari penyakitnya, dan segera dilakukan intervensi gizinya,” lanjutnya.

Jihan juga meminta doa agar pendampingan terhadap keluarga tersebut bisa berjalan lancar.

“Mohon doanya agar kami bisa membantu menyelesaikan masalahnya secara komprehensif,” tulisnya.

Latar Belakang Kejadian

Diketahui sebelumnya, video berdurasi 6 menit 42 detik memperlihatkan S dalam kondisi kaki di rantai besi. Peristiwa itu terjadi di Pemukiman Karya Tani, Register 45, Kecamatan Mestim, Mesuji.

Peristiwa ini menimbulkan reaksi luas dari masyarakat dan pihak berwenang. Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, langsung turun tangan untuk memberikan bantuan dan pendampingan kepada keluarga tersebut.

Upaya Penanganan yang Dilakukan

Selain pemeriksaan kesehatan, pihak terkait juga melakukan asesmen terhadap kondisi keluarga. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa anak-anak dalam keluarga tersebut mendapatkan perlindungan dan layanan yang sesuai dengan hak-hak dasar mereka.

Beberapa langkah penting yang direncanakan antara lain:

  • Pemeriksaan kesehatan menyeluruh untuk anak S dan T
  • Persiapan operasi bagi T yang mengalami penyakit jantung bawaan dan labiopalatoschiziz
  • Intervensi gizi untuk memperbaiki kondisi kesehatan anak-anak
  • Pendampingan keluarga untuk memastikan akses terhadap bantuan pemerintah

Harapan dan Doa

Jihan Nurlela berharap bahwa upaya yang dilakukan dapat memberikan dampak positif bagi keluarga tersebut. Ia juga memohon doa dari masyarakat agar proses pendampingan berjalan lancar dan efektif.

“Semoga semua langkah yang kita ambil bisa memberikan solusi yang terbaik bagi keluarga ini,” tulis Jihan dalam unggahannya.

Dengan adanya perhatian dari pihak berwenang, diharapkan keluarga ini dapat segera mendapatkan bantuan yang diperlukan dan kembali menjalani kehidupan yang lebih baik.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan