Kondisi Terkini SMAN 72 Jakarta Pasca Ledakan

admin.aiotrade 08 Nov 2025 3 menit 13x dilihat
Kondisi Terkini SMAN 72 Jakarta Pasca Ledakan

Penutupan Sementara Gedung SMAN 72 Jakarta

Pada hari Sabtu (8/11/2025) siang, gedung Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 72 Jakarta di Kelapa Gading, Jakarta Utara, masih dalam kondisi tertutup. Penutupan ini dilakukan setelah terjadi ledakan yang menimpa sekolah tersebut pada Jumat (7/11) kemarin.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Berdasarkan laporan dari jurnalis KompasTv, Zefanya Situmeang, yang berada di lokasi kejadian, gedung sekolah masih dalam pengawasan ketat oleh aparat penegak hukum. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran proses penyelidikan terkait insiden yang terjadi.

Salah satu alasan penutupan adalah karena beberapa barang milik siswa-siswi maupun pemilik kantin masih tertinggal di dalam gedung. Pihak berwajib sedang melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang tersebut sebelum diperbolehkan dibawa pulang.

Pagar SMAN 72 Jakarta tampak masih tertutup pada pukul 11.10 WIB. Area sekolah juga terlihat sepi, dengan tidak ada aktivitas belajar mengajar yang berlangsung. Namun, beberapa siswa datang ke sekolah pada siang hari ini, dengan tujuan untuk mengambil barang mereka sendiri. Meski demikian, mereka belum diperkenankan masuk ke area dalam sekolah.

Ledakan Terjadi di Masjid Sekolah

Sebelumnya, ledakan terjadi di SMAN 72 Jakarta pada Jumat siang. Insiden tersebut terjadi di masjid yang terletak di dalam lingkungan sekolah. Akibat peristiwa ini, sebanyak 54 orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menyatakan bahwa pihak kepolisian telah berhasil menemukan pelaku ledakan tersebut. Ia menyebutkan bahwa salah satu terduga pelaku saat ini sedang menjalani operasi, sehingga belum bisa menjalani interogasi.

“Salah satu yang saat ini melaksanakan operasi terduga pelaku,” ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jumat, seperti yang dipantau dari Breaking News Kompas TV.

Motif Ledakan Masih Dalam Penyelidikan

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budhi Hermanto, menjelaskan bahwa pihak kepolisian sedang mendalami motif ledakan tersebut. Salah satu indikasi yang sedang diteliti adalah apakah pelaku diduga menjadi korban perundungan atau bullying.

“Ini masih dilakukan pendalaman terhadap motif, apakah yang bersangkutan korban bullying,” ujar Kombes Pol Budhi Hermanto, Jumat.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan investigasi menyeluruh terhadap insiden tersebut. Proses penyelidikan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk para saksi mata dan ahli forensik.

Proses Pembersihan dan Keamanan Sekolah

Selain itu, pihak sekolah dan aparat penegak hukum juga sedang melakukan pembersihan di sekitar area sekolah. Proses ini dilakukan agar semua barang yang tertinggal dapat dikumpulkan dan diberikan kepada pemiliknya secara aman.

Tidak hanya itu, pengawasan ketat tetap dilakukan di sekitar area sekolah untuk mencegah adanya gangguan dari pihak luar. Hal ini dilakukan guna memastikan keamanan bagi seluruh warga sekolah dan masyarakat sekitar.

Dengan penutupan sementara ini, diharapkan proses penyelidikan dapat berjalan dengan baik dan cepat, sehingga masyarakat dapat mendapatkan informasi lengkap mengenai insiden yang terjadi.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan