BIG Conference: Pertemuan Pemangku Kepentingan untuk Membahas Prospek Ekonomi 2026

BIG Conference akan menjadi ajang penting bagi para pemangku kepentingan di sektor bisnis, ekonomi, dan pemerintahan. Acara ini rencananya akan digelar pada Senin, 8 Desember 2025, dengan mengusung tema Arah Bisnis 2026: Menuju Kedaulatan Ekonomi. Tujuan dari acara ini adalah untuk membahas tantangan dan peluang ekonomi yang akan dihadapi di masa depan.
Tujuan dan Rangkaian Kegiatan
BIG Conference diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun ke-40 Bisnis Indonesia Group. Direktur Bisnis Indonesia Group Hery Trianto menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam tentang capaian ekonomi selama setahun terakhir serta langkah-langkah antisipatif yang perlu dilakukan tahun depan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Acara ini akan diisi oleh berbagai pembicara kunci dan sesi diskusi interaktif yang melibatkan narasumber berkompeten di bidangnya. Selain itu, acara ini juga akan menampilkan sesi Leader’s Talk dari para menteri dan pimpinan lembaga.
Pembicara Utama dan Sesi Diskusi
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan hadir dalam pembukaan BIG Conference. Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan akan memberikan keynote speech.
Dalam sesi Leader’s Talk, beberapa menteri dan pimpinan lembaga akan berbagi pandangan mereka tentang isu-isu ekonomi terkini. Di antaranya adalah Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, hingga Kepala Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan Anggito Abimanyu.
Selain itu, BIG Conference juga akan menyajikan berbagai sesi diskusi panel dengan tema-tema menarik. Beberapa di antaranya adalah:
-
Financial Deepening: Fungsi Intermediasi Sektor Keuangan dalam Memompa Pertumbuhan Ekonomi
Pembicara dalam sesi ini adalah Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae, Ketua Umum Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (Perbanas) Hery Gunardi, dan Ketua Umum Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Anggoro Eko Cahyo. -
Menggapai Pertumbuhan Ekonomi 8%, Menilik Peran Danantara hingga Swasta
Pembicara dalam sesi ini adalah perwakilan dari BPI Danantara, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie, Direktur Ekseksutif Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Gilman Pradana, dan Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Putrama Wahju Setyawan. -
Akselerasi Ekonomi Kerakyatan Prabowo: dari Makan Bergizi Gratis, 3 Juta Rumah, hingga Koperasi Merah Putih
Pembicara dalam sesi ini adalah Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayan; Satgas Koperasi Desa Merah Putih/Deputi Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan Kemenko Pangan Tatang Yuliono; Hirwandi Gafar, Direktur PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.; dan Benny Z Minang, Anggota Satgas Perumahan. -
Kedaulatan Energi dan Pangan di Tengah Gejolak Politik Dunia
Pembicara dalam sesi ini adalah Susiwijono Moegiarso, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian; Eddy Soeparno, Wakil Ketua MPR RI; Joao Mota, Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara (Persero); dan Zulfan Zahar, Ketua Umum Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI).
Penghargaan dan Apresiasi
Sebagai puncak dari kegiatan BIG Conference, Bisnis Indonesia Group akan memberikan penghargaan kepada 40 figur yang telah berkontribusi signifikan bagi perkembangan perekonomian dan aspek sosial kemasyarakatan. Selain itu, acara ini juga akan memberi apresiasi kepada sejumlah korporasi yang telah mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang waktu.