
Peran Media Ekonomi Nasional dalam Pembangunan Ekonomi
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan apresiasi kepada Bisnis Indonesia Group atas kontribusi yang telah dilakukannya selama empat dekade sebagai media ekonomi nasional. Pernyataan ini disampaikannya saat memberikan sambutan dalam BIG Conference bertema "Arah Bisnis 2026: Menuju Kedaulatan Ekonomi" yang digelar oleh Bisnis Indonesia Group di Hotel Raffles, Jakarta, pada Senin (8/12/2025).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Zulhas mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Bisnis Indonesia Group karena telah konsisten berperan selama 40 tahun. Ia menilai bahwa waktu yang panjang tersebut menunjukkan peran aktif media tersebut dalam menyiarkan dan menjaga pertumbuhan serta daya tahan ekonomi Indonesia.
Ia juga menekankan pentingnya peran media dalam memberikan pemahaman kepada pelaku usaha, regulator, dan akademisi yang turut menjaga pertumbuhan dan daya tahan ekonomi negara. Dalam forum tersebut, Zulhas menyampaikan selamat atas terselenggaranya BIG Conference 2025, yang ia anggap sebagai momentum strategis untuk menyatukan pandangan menuju kedaulatan ekonomi nasional.
“Saya ingin berterima kasih pada Bisnis Indonesia Group atas kontribusinya selama 40 tahun. Secara konsisten 40 tahun, jadi waktu yang panjang,” ujarnya.
Langkah Pemerintah dalam Menghadapi Bencana
Dalam kesempatan yang sama, Zulhas menyampaikan informasi terkait langkah pemerintah dalam menghadapi bencana alam yang menimpa beberapa wilayah di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan penghapusan utang kredit usaha rakyat (KUR) bagi petani yang terdampak banjir dan longsor.
Selain itu, pemerintah juga memastikan pengiriman cadangan pangan dari Perum Bulog menjadi dua kali lipat. Sebelumnya, pengiriman mencapai 1.000 ton, namun kini ditingkatkan menjadi 2.000 ton.
“Bantuan cadangan pangan dari pemerintah juga terus mengalir. Mudah-mudahan apa yang kami alami ini bisa membantu meringankan saudara-saudara kita,” ujar Zulhas.
Tindakan Bersama untuk Bangkit Kembali
Zulhas menegaskan bahwa bencana alam yang menimpa wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat menyisakan luka bagi bangsa Indonesia. Ia menyampaikan rasa sedih dan pedih yang dirasakan oleh saudara-saudaranya di daerah tersebut.
“Tidak ada kata yang cukup untuk menggambarkan rasa sedih dan pedih yang dialami saudara-saudara kita di sana,” tambahnya.
Namun, ia memastikan bahwa pemerintah tidak akan meninggalkan siapa pun. Menurutnya, keteguhan bangsa selalu lahir dari kebersamaan dan gotong royong. Ia optimistis bahwa wilayah-wilayah yang terkena bencana akan pulih dan kembali melangkah lebih kuat menghadapi masa depan.
“Di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Insya Allah akan pulih dan kembali melangkah lebih kuat menghadapi hari-esok,” pungkasnya.