Konsensus Rekomendasi Saham BBCA Terbaru Kamis (9/10)

admin.aiotrade 09 Okt 2025 2 menit 12x dilihat
Konsensus Rekomendasi Saham BBCA Terbaru Kamis (9/10)


aiotrade.app
, JAKARTA — Mayoritas lembaga sekuritas masih mempertahankan rekomendasi dan target harga untuk saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA).

Harga saham BBCA tercatat di level Rp7.550 pada akhir perdagangan Kamis (9/10/2025). Angka ini menunjukkan koreksi sebesar 23,7% dari awal tahun 2025. Meski mengalami penurunan, harga saham BBCA masih jauh dari target harga yang ditetapkan oleh konsensus sekuritas dalam 12 bulan ke depan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Berdasarkan data dari Bloomberg, sebanyak 33 dari 35 lembaga sekuritas yang menganalisis saham BBCA memberikan rekomendasi beli. Sementara itu, dua sekuritas lainnya memberikan peringkat hold.

Secara umum, target harga saham BBCA berada di angka Rp10.760 menurut konsensus sekuritas. Dengan harga saat ini di Rp7.550, terdapat potensi return sekitar 42,5%.

Dalam laporan sebelumnya, analis BRI Danareksa Erindra Krisnawan dan Wilastita Muthia Sofi menyatakan bahwa sektor perbankan tetap menarik meskipun ada penurunan biaya dana (cost of fund atau CoF) pada September 2025.

Beberapa faktor pendukung seperti penurunan suku bunga acuan, turunnya Suku Bunga Rupiah Indonesia (SRBI) menjadi 4,8%, serta penurunan bunga deposito LPS menjadi salah satu katalis positif bagi sektor ini. Selain itu, pemerintah juga telah menempatkan dana negara sebesar Rp200 triliun di bank BUMN.

Meskipun tekanan biaya operasional sempat mengurangi laba, situasi ini dinilai sementara. Dengan valuasi sebesar 1,9x price to book value (PBV) dan imbal hasil dividen antara 1,5–9,7%, sektor perbankan tetap menawarkan rasio risiko dan imbalan yang menarik.

“Dengan dinamika likuiditas yang membaik dan valuasi masih menarik, sektor ini menawarkan risk-reward yang baik,” tulis laporan tersebut.

Untuk sektor perbankan, BRI Danareksa memfavoritkan saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dengan target harga mencapai Rp11.900 per saham. Saat ini, saham perseroan berada di level Rp7.525, turun 22,22% year to date (YtD).

Bank Central Asia Tbk. - TradingView

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. aiotrade.app tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan