
YOGYAKARTA, 9 November 2025 —
Tujuh tahun telah berlalu sejak Ambar Polah, seorang musisi sekaligus pengusaha asal Yogyakarta, meninggalkan dunia ini. Namun semangat dan karya-karyanya yang penuh dengan kritik sosial masih terdengar kembali melalui perhelatan Haul Ambar Polah Tahun ke-7 bertajuk "Nyanyian Rakyat". Acara ini akan digelar pada Selasa, 18 November 2025, pukul 19.30 WIB di Jogja Expo Center (JEC).
Haul ini diinisiasi oleh Sedulur Ambar—sebuah komunitas yang terdiri dari sahabat-sahabat Ambar Polah dari berbagai lembaga seperti Tratag Budaya Estetik, Kadin DIY, Asmindo Komda DIY, Malioboro Classical, NR Manajemen, Tjongpik, Balung Sempal, dan Sirkus Barock. Acara ini menjadi ruang untuk silaturahmi, refleksi, serta apresiasi terhadap perjalanan panjang Ambar Polah dalam dunia seni, bisnis, dan perjuangan sosial.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Ambar Polah lahir di Blora Jawa Tengah dengan nama lengkap Ambar Tjahyono. Ia menghabiskan masa Sekolah Dasar dan SMP di Surabaya, lalu melanjutkan SMA di Yogyakarta. Perjalanan musiknya dimulai saat ia duduk di bangku SMA Bopkri 1 Yogyakarta pada era 1970-an melalui grup musik bernama Pola Daya. Dari nama grup inilah, teman-temannya memberinya julukan "Ambar Polah". Selama kuliah di Universitas Islam Indonesia (UII), Fakultas Ekonomi, Jurusan Akuntansi, ia tetap aktif bermusik dan bahkan pernah mengamen di Jalan Malioboro.
Karya-karyanya seperti Kusni Kasdud, Kongkalikong, Nyanyian Rakyat, Perubahan, dan Satu Bendera dikenal sebagai kritik tajam terhadap kebijakan Orde Baru. Keberaniannya dalam menyampaikan kritik membuatnya menjadi target operasi aparat pada tahun 1984 saat acara Inaugurasi UII. Ia sempat disembunyikan oleh rekan-rekannya selama tiga hari sebelum akhirnya selamat.
Sebagai seniman satu angkatan dengan Sawung Jabo, Ambar Polah tidak hanya dikenal gigih dalam dunia seni, tetapi juga dalam dunia usaha. Setelah menyelesaikan studinya, ia menjalani berbagai bisnis mulai dari barang antik, menjadi pemandu wisata, hingga sukses dalam bidang furniture dan kerajinan. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Asmindo DIY, kemudian naik menjadi Ketua DPP Asmindo Indonesia, Ketua AFIC (ASEAN Furniture Industries Council), dan Ketua CAFA (Council of Furniture Industries Associations).
Dalam mendukung UMKM, Ambar juga aktif sebagai anggota DPR RI periode 2009 hingga 2014. Di sana, ia membawa semangat pemberdayaan pelaku usaha kecil dan menengah.
Di dunia seni, Ambar Polah mendirikan komunitas Tratag Budaya Estetik yang menjadi wadah bagi seniman dan aktivis Malioboro untuk terus berkarya dan mencari jalan hidup dari dunia seni itu sendiri.
Haul Ambar Polah ke-7 kali ini bukan sekadar acara peringatan dan do'a bersama, melainkan juga ruang untuk merenungi kembali perjalanan bangsa dan peran rakyat dalam menjaga nurani keadilan sosial. Dengan tema "Nyanyian Rakyat", acara ini mengajak publik untuk memperhatikan kembali peran rakyat dalam menjaga keadilan sosial.
Sebagai penutup, konser akan dimeriahkan oleh Sawung Jabo dan Sirkus Barock, sahabat sekaligus rekan seperjuangan Ambar Polah. Perhelatan ini diharapkan menjadi nyanyian kebersamaan, mengenang sosok yang berani, visioner, dan penuh cinta untuk rakyat serta tanah kelahirannya—Yogyakarta.