
Konsolidasi PDI Perjuangan di Jawa Timur dan Surabaya
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa seluruh proses Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) di wilayah Jawa, termasuk Jawa Timur dan Kota Surabaya, akan selesai sebelum akhir Desember 2025. Langkah ini menjadi tahap akhir dari konsolidasi besar-besaran partai setelah Kongres ke-6, sebagai bagian dari strategi memperkuat mesin partai menjelang dinamika politik nasional menuju 2029.
“Konsolidasi partai pasca Kongres ke-6 kami lakukan secara bertahap, dimulai dari luar Jawa, kemudian bergeser ke wilayah Jawa. Jawa Timur dan Surabaya menjadi puncak dari seluruh proses ini,” ujar Hasto saat berada di Surabaya pada Minggu 9 November 2025.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Menurut Hasto, gelombang konsolidasi nasional telah lebih dulu berjalan di beberapa daerah seperti Maluku, Maluku Utara, Papua, Aceh, Nusa Tenggara Timur, serta berbagai wilayah di Sumatera. Pendekatan ini mencerminkan semangat partai untuk memperkuat seluruh simpul republik, baik dari pinggiran hingga pusat.
“Ini bukan sekadar rapat partai. Ini gerakan ideologis untuk meneguhkan satu kesatuan politik kebangsaan. Kami prioritaskan daerah-daerah yang membutuhkan penguatan, karena semangat Bung Karno menegaskan bahwa Indonesia adalah satu tubuh,” tegasnya.
Hasto menjelaskan, seluruh Konferda dan Konfercab di Pulau Jawa, mulai dari Banten, Jawa Tengah, Jawa Barat, Yogyakarta, hingga Jawa Timur, dijadwalkan selesai paling lambat 31 Desember 2025. Dengan demikian, struktur PDI Perjuangan di seluruh Indonesia akan solid 100 persen sebelum memasuki 2026.
“Akhir tahun ini, seluruh struktur DPD dan DPC harus rampung. Tahun depan kita masuk ke tahap penguatan ideologi dan kaderisasi sampai ke ranting dan anak ranting,” tambahnya.
Momen Politik untuk Kepemimpinan Baru
Hasto menegaskan bahwa konsolidasi bukan sekadar urusan administratif, melainkan momentum politik untuk menyiapkan kepemimpinan baru yang lahir dari rahim perjuangan partai. PDI Perjuangan tengah menyiapkan generasi pelanjut yang ideologis, tangguh, dan berpihak penuh pada rakyat.
“Kita tidak sedang membangun organisasi biasa. Kita sedang meneguhkan kekuatan politik yang berakar, yang siap menghadapi tantangan zaman dan menegakkan Pancasila di tengah arus pragmatisme,” ujar Hasto dengan tegas.
Rangkaian konsolidasi ini ditargetkan berakhir bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan pada 10 Januari 2026, yang akan menjadi momentum kebangkitan baru bagi partai berlambang banteng tersebut.
“PDI Perjuangan siap memasuki babak baru perjuangan. Dari Sabang sampai Merauke, struktur partai harus berdiri tegak, disiplin, dan solid. Inilah energi politik yang akan menggerakkan bangsa ke depan,” pungkasnya.
Strategi Konsolidasi dan Penguatan Ideologi
PDI Perjuangan memiliki strategi jangka panjang dalam memperkuat struktur partai. Proses konsolidasi ini tidak hanya terbatas pada pengisian jabatan atau pemilihan pengurus, tetapi juga mencakup penguatan ideologi dan kaderisasi. Hal ini dilakukan agar semua anggota partai memiliki kesamaan visi dan misi dalam mewujudkan tujuan partai.
- Penguatan ideologi dilakukan melalui berbagai program pelatihan dan sosialisasi Pancasila.
- Kaderisasi dilakukan hingga tingkat ranting dan anak ranting agar semua anggota memiliki kesadaran politik yang kuat.
- Partai juga fokus pada penguatan kelembagaan agar dapat beroperasi secara efektif dan efisien.
Dengan strategi ini, PDI Perjuangan berharap mampu menjawab tantangan politik di masa depan, termasuk persaingan dengan partai-partai lain dan perubahan dinamika masyarakat.