Konsumsi BBM Nataru Diprediksi Naik 3,2 Persen

admin.aiotrade 15 Des 2025 3 menit 14x dilihat
Konsumsi BBM Nataru Diprediksi Naik 3,2 Persen

Proyeksi Kenaikan Konsumsi BBM Selama Nataru 2025/2026

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memproyeksikan kenaikan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Peningkatan ini diperkirakan terjadi karena meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa liburan akhir tahun.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Ketua Posko Nataru Kementerian ESDM, Erika Retnowati, menyebutkan bahwa penyaluran BBM jenis bensin atau gasoline diproyeksikan naik sekitar 3,2 persen dibandingkan rata-rata konsumsi harian normal. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh lonjakan perjalanan darat selama periode liburan.

“Selama masa posko, permintaan gasoline diperkirakan meningkat sekitar 3,2 persen dari kondisi normal,” ujar Erika dalam konferensi pers di kantor BPH Migas, Jakarta, Senin, 15 Desember 2025.

Untuk memastikan pasokan tetap aman, BPH Migas bersama PT Pertamina Patra Niaga menyiagakan berbagai fasilitas penyaluran BBM. Fasilitas tersebut meliputi:

  • 125 terminal BBM
  • 7.885 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)
  • 72 depot pengisian pesawat udara (DPPU)

Erika mengatakan tambahan sarana juga disiapkan di wilayah dengan potensi lonjakan permintaan tinggi. Dengan kesiapan tersebut, Erika memastikan ketahanan stok BBM nasional selama periode Nataru berada pada level aman.

"Rata-rata ketahanan pasokan diperkirakan mencapai sekitar 20 hari," ucapnya.

Perkiraan Penurunan Konsumsi Solar dan Kenaikan LPG serta Avtur

Sementara itu, kata Erika, konsumsi BBM jenis solar atau gasoil diproyeksikan mengalami penurunan. BPH Migas memperkirakan penyaluran solar turun sekitar 7,6 persen dibandingkan konsumsi harian normal.

Selain BBM, permintaan energi lainnya juga diperkirakan meningkat. Beberapa proyeksi yang diberikan antara lain:

  • Penyaluran LPG diproyeksikan naik sekitar 7,2 persen dibandingkan kondisi normal.
  • Permintaan avtur diperkirakan tumbuh 5,2 persen, sejalan dengan meningkatnya aktivitas penerbangan.
  • Konsumsi minyak tanah atau kerosin diperkirakan naik sekitar 4,3 persen.

Persiapan Infrastruktur untuk Memenuhi Kebutuhan

BPH Migas dan Pertamina Patra Niaga telah melakukan persiapan yang cukup matang untuk menghadapi lonjakan kebutuhan energi selama Nataru. Hal ini dilakukan guna memastikan ketersediaan BBM dan energi lainnya tetap stabil dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pengelolaan distribusi BBM dilakukan secara optimal dengan memperhatikan lokasi-lokasi strategis yang memiliki potensi permintaan tinggi. Misalnya, penambahan SPBU di daerah-daerah wisata atau jalur-jalur lalu lintas utama akan dilakukan agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan bahan bakar.

Selain itu, BPH Migas juga bekerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk memantau realisasi proyeksi konsumsi BBM secara berkala. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua rencana operasional dapat berjalan sesuai harapan.

Kesimpulan

Proyeksi kenaikan konsumsi BBM selama Nataru 2025/2026 menunjukkan adanya peningkatan signifikan, terutama untuk bensin. Namun, penurunan konsumsi solar menunjukkan bahwa masyarakat cenderung lebih mengandalkan kendaraan pribadi daripada kendaraan niaga selama masa liburan.

Dengan persiapan infrastruktur dan koordinasi yang baik antara BPH Migas dan Pertamina, diharapkan kebutuhan masyarakat akan BBM dan energi lainnya dapat terpenuhi secara maksimal tanpa menimbulkan gangguan di lapangan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan