
aiotrade.CO.ID, JAKARTA – Jumat (7/11/2025) siang WIB menjadi hari yang tidak terlupakan bagi pelajar, guru, dan masyarakat yang beraktivitas di SMAN 72 Jakarta. Lokasi kejadian berada di Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Awalnya, aktivitas sekolah berjalan normal sesuai jadwal hingga tiba waktunya sholat Jumat yang digelar di masjid sekolah.
Seluruh pelajar, guru, pengelola kantin, hingga penjaga sekolah turut menunaikan ibadah sholat Jumat di lokasi tersebut. Pada awalnya, suasana ibadah berjalan khidmat, mulai dari adzan hingga khatib naik ke mimbar membacakan khutbah. Seluruh jamaah mengikuti sholat dengan serius, baik di dalam bangunan maupun di selasar. Beberapa pelajar terlambat dan masih berwudhu di bagian luar sekolah.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Tiba-tiba, suasana berubah drastis saat pembacaan doa dan saat akan dikumandangkan iqomah. Dari yang tadinya khusuk, tiba-tiba berubah menjadi histeris dan mencekam. Terdengar suara ledakan yang diduga berasal dari tengah bangunan dan diikuti ledakan di pintu masjid.
Sela, seorang pelajar SMA 72, mengatakan bahwa mereka melihat ada tiga benda seperti bom rakitan, salah satunya memiliki kaleng dengan sumbu. Hanya dua yang meledak. Menurut Sela, ledakan ini diduga dilakukan oleh oknum pelajar sekolah tersebut. Ia menduga aksi ini sebagai balasan karena korban perundungan atau bullying.
Ia mengaku berada di bagian selasar saat ledakan terjadi. Suara ledakan membuat telinga terasa sakit dan suasana menjadi gaduh. Beberapa siswa mengalami luka, termasuk gangguan penglihatan dan pendengaran. Dalam kondisi panik, Sela mencoba kabur tetapi kemudian berbalik untuk membantu teman-temannya yang terdampak langsung ledakan.
Siswa dan guru lainnya mencoba mengevakuasi korban, sementara sejumlah warga yang ada di luar ikut memberikan pertolongan. Puluhan orang yang terdampak ledakan dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Jakarta untuk mendapatkan penanganan medis secepatnya.
Peristiwa ini mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian. Polda Metro Jaya langsung menurunkan Tim Penjinak Bom (Jibom) dan Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) untuk melakukan investigasi di lokasi kejadian. Petugas melakukan olah tempat kejadian dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap secara runut kejadian tersebut.
Wakil Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus mengunjungi lokasi kejadian setelah meninjau TKP. Ia menyatakan bahwa ledakan terjadi sekitar pukul 12.15 WIB, saat sholat Jumat berlangsung. Menurutnya, ada beberapa video yang beredar terkait adanya pistol di lokasi kejadian. Namun, ia memastikan bahwa itu adalah pistol mainan.
Lodewijk juga menyampaikan bahwa ada 20 korban, tiga di antaranya dalam kondisi berat dan 17 lainnya ringan. Ia menampik bahwa kejadian ini merupakan aksi teror dan meminta agar tidak terlalu cepat berasumsi. Ia meminta seluruh pihak untuk membiarkan aparat bekerja dan pada saatnya informasi akan disampaikan kepada publik.
Beberapa jam setelah kejadian, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep menggelar jumpa pers di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Ada 54 orang yang mengalami luka-luka akibat ledakan. Ia menjelaskan bahwa data yang diterima menunjukkan bahwa 54 orang mengalami luka ringan hingga sedang. Sebagian besar sudah pulang, sementara perkembangan lebih lanjut akan diinfokan.
Kepolisian telah melakukan pengamanan TKP, memasang "police line", serta sterilisasi oleh tim Jihandak Polda Metro Jaya. Asep meminta warga tenang menyikapi kejadian ini.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan bahwa seluruh biaya rumah sakit korban ledakan di SMAN 72 Jakarta akan ditanggung oleh Pemprov DKI Jakarta. Dia menyatakan bahwa langkah ini sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam menanggung biaya perawatan korban di rumah sakit.
Usai jumpa pers, Pramono langsung meninjau lokasi kejadian dan ingin melihat kondisi sekolah secara langsung. Dia tiba di lokasi sekitar pukul 17.00 WIB didampingi Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat dan langsung masuk ke dalam sekolah.
Pada Jumat malam WIB, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menggelar jumpa pers di Istana Merdeka. Listyo menyebutkan bahwa seorang terduga pelaku peledakan bangunan SMAN 72 Jakarta telah ditemukan oleh aparat. Orang tersebut saat ini masih menjalani operasi di rumah sakit.
Listyo menjelaskan bahwa total ada dua orang yang menjalani operasi akibat ledakan di SMAN 72 Jakarta. Salah satu dari mereka merupakan terduga pelaku. Motif kejadian ini masih dalam penyelidikan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Dari hasil pemeriksaan di lokasi ledakan, polisi menemukan senjata mainan dan tulisan-tulisan yang menjadi bagian dari penyelidikan.
Ledakan di SMAN 72 Jakarta mengakibatkan sekitar puluhan orang luka-luka, tetapi sebagian besar dari korban telah mendapatkan perawatan dan kembali ke rumah masing-masing. Di awal jumlah korban mencapai 50 hingga 60 orang, namun saat ini Alhamdulillah sudah dibuatkan posko dan korbannya bisa berangsur-angsur pulang.