Korban Jiwa Demonstrasi Agustus-September 2025 Meningkat Jadi 12 Orang

admin.aiotrade 07 Nov 2025 2 menit 18x dilihat
Korban Jiwa Demonstrasi Agustus-September 2025 Meningkat Jadi 12 Orang

Identifikasi Korban Jiwa Demonstrasi

Dua korban baru dalam demonstrasi Agustus hingga September 2025 telah diidentifikasi oleh pihak berwajib. Kini jumlah korban jiwa mencapai 12 orang. Dua nama terbaru yang dikenali adalah Muhammad Farhan Hamid dan Reno Syahputradewo, yang ditemukan dalam kondisi hangus di Gedung Astra Credit Companies (ACC) di Kwitang, Jakarta Pusat.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kedua jenazah tersebut ditemukan dalam keadaan kerangka yang terbakar di lantai dua gedung ACC. Penemuan ini dilaporkan oleh tim teknis ACC saat sedang melakukan pemeriksaan konstruksi untuk renovasi gedung tersebut. Sebelumnya, gedung ACC dibakar oleh massa dalam aksi demonstrasi yang berujung pada kerusuhan di depan Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat, pada 29 Agustus 2025.

Proses Identifikasi Jasad

Dokter forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati melakukan pemeriksaan postmortem dan antemortem terhadap kedua jenazah. Kepala Biro Laboratorium Kedokteran dan Kesehatan (Labdokkes) Polri, Brigadir Jenderal dr. Sumy Hastry Purwanti, mengumumkan hasil pemeriksaan tersebut dalam konferensi pers pada Jumat, 7 November 2025.

Menurutnya, nomor postmortem 0080 cocok dengan antemortem 002, sehingga teridentifikasi sebagai Reno Syahputradewo, putra dari Bapak Muhammad Yasin. Dokter melakukan pemeriksaan tulang tengkorak dan panggul serta gigi terhadap kerangka tersebut. Selain itu, dokter juga membandingkan kerangka dengan sampel DNA milik anggota keluarga Reno.

Sementara itu, jenazah satunya diidentifikasi sebagai Muhammad Farhan Hamid. Hasil pemeriksaan DNA dan tulang nomor postmortem 0081 cocok dengan antemortem 001, sehingga teridentifikasi sebagai Muhammad Farhan Hamid, putra dari Bapak Hamidi. Pihak kepolisian juga melakukan pemeriksaan DNA dan tulang, serta identifikasi kalung dan kepala ikat pinggang yang ditemukan di lokasi kejadian.

Latar Belakang Penemuan

Penemuan dua kerangka manusia dalam keadaan hangus di lantai dua Gedung ACC di Kwitang dilaporkan oleh kepolisian pada 30 Oktober 2025. Kedua jenazah tertimbun plafon gedung yang terbakar. Keduanya merupakan demonstran yang hilang sejak 31 dan 30 Agustus 2025, menurut pantauan Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS). Keduanya terakhir diketahui berada di kawasan Mako Brimob Kwitang.

Daftar Korban Jiwa Demonstrasi

Selain Farhan dan Reno, tercatat setidaknya 10 korban tewas dalam demonstrasi di berbagai kota. Dugaan kekerasan aparat terjadi dalam insiden di Jakarta dan Yogyakarta. Di Makassar, kerusuhan hingga pembakaran kantor DPRD juga mengakibatkan korban jiwa. Laporan lokal menyebutkan kematian warga Solo dan Manokwari diduga akibat gas air mata.

Berikut daftar 12 korban jiwa demonstrasi Agustus-September 2025:

  • Septinus Sesa
  • Iko Juliant Junior
  • Andika Luthfi Falah
  • Affan Kurniawan
  • Syaiful Akbar
  • Muhammad Akbar Basri
  • Sarinawati
  • Rusdamdiansyah
  • Rheza Sendy Pratama
  • Sumari
  • Muhammad Farhan Hamid
  • Reno Syahputradewo

Intan Setiawanty, Jamal Abdun Nashr, dan Pribadi Wicaksono berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan